Home / Sport / Harga Rumput Laut di Desa Bo’a Anjlok, Petani Cemas

Harga Rumput Laut di Desa Bo’a Anjlok, Petani Cemas

Bagikan Halaman ini

Share Button

RUMPUT LAUT (2)(1)

 

 

Moral-politik.com. Harga rumput laut di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat anjlok hingga Rp12.500 per kilogram dari sebelumnya Rp 17.500 per kilogram.

Keluhan ini disampaikan salah seorang petani rmput laut di desa Bo’a, Johny Mbatu kepada Moral-politik.com di Bo’a, Senin (26/8).

Menurut Johny, Kecamatan Rote Barat merupakan salah satu sentra produksi rumput laut terbesar di wilayah Kabupaten Rote Ndao. Bahkan kata Johny, hampir sebagian besar warga di Kecamatan itu berprofesi sebagai petani rumput laut.

Sebab menurutnya, produksi rumput laut di wilayah itu dalam setahun para petani mampu memproduksi hingga ribuan ton.

Namun beberapa tahun terakhir, jumlah warga yang mengerjakan rumput laut alami penurunan akibat minimnya pembeli yang masuk ke wilayah tersebut. Hal itu kata Johny menyebabkan harga rumput laut anjlok.

Selain harga rumput laut yang anjlok akibat minimnya pembeli, persoalan yang sama juga terjadi pada nelayan penjual teripang. Sebab menurutnya, harga teripang di lokasi tersebut alami penurunan.

“Harga teripang sebelumnya Rp60 ribu per kilogram saat ini menurun menjadi Rp25 ribu lebih,” ungkap Johny.
Untuk menghidupkan kembali produktivitas warga menghasilkan rumput laut mapun teripang, Pemkab Rote Ndao diharapkannya supaya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mendatangkan investor.

“Kita mengharapkan adanya perhatian pemerintah untuk menyediakan investor,” harap Johny.

Ditemui secara terpisah sebelumnya, tokoh masyarakat Desa Oelua, Imanuel Nggili mengatakan, minimnya pembeli rumput laut yang membeli hasil rumput laut milik warga menyebabkan banyak petani rumput laut di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut kembali berkebun.

“Warga di Desa Oelua selain petani ladang, ada nelayan dan ada juga yang menjadi pembudidaya rumput laut,” ujar Imanuel.

Baca Juga :  PLN Sewa Mesin Penuhi Kebutuhan Listrik Warga

Pembudidaya rumput laut kata Imanuel, sebelumnya berprofesi sebagai petani ladang. Sejak program budidaya rumput laut memasuki desa tersebut, banyak warga yang beralih profesi.

“Setelah harga rumput laut anjlok banyak yang kembali berladang,” katanya.
Saat ini kata Imanuel, harga rumput laut di wilayah itu berkisar Rp.6.500 per kilogranya. Meski harga jual rumput laut terbilang kecil, jumlah pembelinya juga sangat minim.

“Kalau pemerintah menyiapkan penampungan dan menyediakan pasarannya, mungkin warga tidak kembali berladang dan terus menekuni usaha ini,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button