Home / Pena_VJB / Ini Puisi Seorang Buruh: “Jangan Menunggu Rakyat Berdemonstrasi”

Ini Puisi Seorang Buruh: “Jangan Menunggu Rakyat Berdemonstrasi”

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

Moral-politik.com. Di tengah perjuangan mengganti istilah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi Buruh Migran Indonesia (BMI), para anggota BMI Hong Kong mengeluarkan semua bakat, mulai dari bermain biola hingga menulis puisi. Inilah pusi seorang BMI di Hong Kong, Mamanda Ulya Ulfania Risca, yang disiarkan Kamis (29/8) pagi.

Jangan Menunggu Rakyat Berdemonstrasi

Kami hanya rakyat jelata
Sering dipandang sebelah mata
Merantau demi hidup yang sejahtera
Malah dikatakan mempermalukan bangsa
Walau kami hanya sebagai TKI
Mencari rizki demi sesuap nasi
Menjadi pembantu diluar negri
Namun kami masih punya harga diri
Julukan kami pahlawan devisa
Membantu meringankan beban negara
Namun mana keadilan yang kami terima
Sampai kinipun belum kami rasa
Bapak ibu pejabat yang terhormat
Lindungi kami sebagai rakyat
Kami berjuang dinegri orang dengan
bercucuran keringat
Masih harus ada yang pulang tinggal jasat
Kami mohon kabulkan permohonan kami
Berhentilah untuk korupsi
Beri kesejahteraan pada hidup kami
Agar tak ada lagi seorang TKI yang
pulang dalam peti mati
Haruskah kami mengemis pada negri sendiri
Untuk meminta perlindungan yang hakiki
Jangan menunggu rakyat berdemonstrasi
Dan bergembar gembor penuh caci maki
Bapak ibu pejabat yang terhormat
Tulisan ini adalah jeritan hati rakyat
Semoga anda semua bisa mendengar
wahai para pejabat
Jangan hanya duduk mengenakan pantat. (RJ)

 

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Serahkan Celana Dalam Kepada DPRD NTT

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button