Home / Pena_VJB / Jadikan Putrinya Budak Seks, Kini AK Buron Polisi

Jadikan Putrinya Budak Seks, Kini AK Buron Polisi

Bagikan Halaman ini

Share Button

5
foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. AK (50) memang sudah bertindak di luar norma agama. Seharusnya selaku pemuka agama di Nganjuk, dia memberikan contoh dan perilaku yang baik. Tapi yang dilakukannya, dia malah menyetubuhi putri kandungnya.

Sang putri, malah sempat dikurung di rumah. Bahkan warga menyebut, anak AK menjadi pemuas nafsunya. Bagaimanakah cara korban berhasil kabur?

Dalam laporan korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Nganjuk, terakhir persetubuhan yang dilakukan AK terhadap putri kandungnya pada 23 Juni 2013. Sejak saat itu, korban dikurung dalam rumah.

Bahkan dalam laporannya itu, korban dilarang keluar rumah selain bersekolah. Namun pada 27 Juni, korban meminta izin kepada ayahnya untuk buang air kecil ke kamar mandi belakang. Sang ayah pun akhirnya mengizinkan.

Korban yang sudah tertekan dengan perbuatan bejat ayahnya ini, memilih kabur melalui jembatan bambu di belakang rumahnya menuju pemukiman warga. Saat itu korban bercerita tentang perbuatan ayahnya.

Beberapa saat kemudian, warga melapor ke Polres Nganjuk. Dari situ kasus asusila ini terbongkar. Kanit PPA Satreskrim Polres Nganjuk Ipda Woro mengatakan, dari laporan itu polisi memintakan visum. Hasilnya, gadis ini positif menjadi korban persetubuhan.

Terbukti melakukan perbuatan itu, polisi melayangkan surat pemanggilan. Karena tak segera memenuhi panggilan itu, AK dijemput paksa. Namun saat polisi hendak memanggil terlapor ke kediamannya, AK sudah menghilang.

“Saat hendak dijemput paksa, terlapor menghilang. Bahkan telepon genggamnya sudah tak aktif lagi. Dari situ dia berstatus buronan,” kata Woro saat ditemui di ruangannya, Kamis (15/8/2013). (Sumber: detik.com)

Baca Juga :  Purek I Unimor Minta 515 Mahasiswa PMM Kreatif

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button