Home / Pena_VJB / Jarang Wanita Dianggap Sebagai Patner Hidup

Jarang Wanita Dianggap Sebagai Patner Hidup

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

Moral-politik.com. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami kaum perempuan  membuat banyak wanita angkat bicara.

Febryn Ida Pello kepada Moral-politik.com, Senin (5/8) mengatakan, kasus KDRT yang terjadi dalam Rumah Tangga (RT) paling banyak dialami oleh kaum perempuan, karena kaum pria tidak pernah menganggap kaum wanita merupakan patner hidupnya.

“Kaum wanita selalu dikucilkan, atau statusnya disepelekan dalam RT oleh kaum pria!” lanjut dia.

Semestinya, kata dia, kaum wanita adalah tempat bagi kaum pria untuk saling berbagi pengalaman, cerita suka maupun duka. Bukan berarti itu kaum wanita itu lemah, lanjut dia, sehingga kaum pria dengan seenaknya melakukan KDRT terhadap kaum wanita yang selalu setia mendampingi hidupnya.

Ketika ditanya tentang penyebab kasus KDRT, wanita yang berprofesi sebagai Polwan di Polda NTT ini mengatakan, kasus KDRT itu terjadi karena kaum pria merasa paling berkuasa dalam RT, dan merasa dirinya terlahir sebagai makluk Tuhan yang harus berkuasa atas wanita.

Sesungguhnya, sambung dia, seyogyanya kamum pria  menyadari bahwa kaum wanita adalah pelengkap hidupnya yang harus disayangi dan dikasihi hari lepas hari, tak berkesudahan, dan hingga maut memisahkan salah satu atau kedua-duanya sekaligus.

Di bibir bincang-bincang dengan Moral-politik.com, Febryn Ida Pello menuturkan bahwa wanita adalah pelengkap pria, jadi sudah sewajarnya kaum pria menyayangi, mencintai dengan segenap kasih dan cintanya, bukan sebaliknya dikasari. (richo)

Baca Juga :  Ratusan Massa Tuntut Walikota Kupang Bangun Bendungan Kolhua!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button