Home / Opini / Kasus Jembatan Liliba: Murni Bunuh Diri

Kasus Jembatan Liliba: Murni Bunuh Diri

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

 

Moral-politik.com. Tewasnya Armenius Umbu Kameu, salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS)  pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur (NTT)  dipastikan murni bunuh diri. Pihak kepolisian tidak menemukan adanya dugaan tindak pidana lain terkait tewasnya korban di jembatan Liliba beberapa waktu lalu.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Tito Basuki Priyatno kepada Moral-politik.com, Jumat (30/8/2013)  mengatakan, berdasarkan fakta dan keterangan dari saksi-saksi  yang melihat langsung korban saat hendak terjun dari jembatan ke sungai Liliba, korban meninggal murni bunuh diri, karena ditubuh korban tidak terdapat tindak kekerasan.

Dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter yang melakukan outoupsi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami korban. Korban ditemukan tewas dalam kondisi telungkup dan dadanya remuk lantaran berbenturan dengan batu karang di dasar sungai.

Basuki menjelaskan, benturan batu karang pada dada korban mengakibatkan tulang dada remuk dan mengenai jantung dan paru-parunya. Akibatnya, dia meninggal seketika pasca terjatuh hingga ke dasar sungai Liliba.

Menurut Basuki, dalam dua tahun terakhir ini, setidaknya tiga kasus bunuh diri sudah terjadi di tempat tersebut. Rata-rata motifnya mengalami putus asa dengan berbagai persoalan yang dihadapi sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya, Armenius Umbu Kameu (39), warga RT 19 RW 4, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang diduga tewas setelah menjatuhkan diri dari atas jembatan Liliba-Kota Kupang, Selasa (27/8/2013).

Korban ditemukan tewas dalam kondisi badan telungkup di Sungai Liliba. Hasil pemeriksaan visum luar pihak dokter kepolisian dari Rumah Sakit Bhayangkara menyebutkan dada korban remuk karena terbentur batu di dasar sungai Liliba.

Remuknya dada korban lantaran terjatuh dari ketinggian sekitar puluhan meter dari atas jembatan Liliba. Tak hanya itu, dari mulut dan hidung korban juga mengeluarkan darah segar. Korban merupakan pegawai negeri sipil di Dinas Pekerjaan Umum NTT. (richo)

Baca Juga :  Tips Penting Bagi Pasutri

 

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button