Home / Pena_VJB / Kebakaran Kantor Gubernur NTT: INAFIS Polda NTT Masih Idik

Kebakaran Kantor Gubernur NTT: INAFIS Polda NTT Masih Idik

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

 

Moral-politik.com. Hingga saat ini Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menunggu hasil penyilidikan Satuan Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) Polda NTT, terkait kasus kebakaran Kantor Gubernur NTT, pada Jumat (9/8/2013) lalu.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Okto Riwu kepada Moral-politik.com, Rabu (21/8/2013) mengatakan, saat ini Polda NTT masih menunggu hasil penyilidikan yang dilakukan INAFIS.

Ketika ditanya soal pemeriksaan yang dilakukan terhadap 12 orang PNS yang bekerja pada Kantor Gubernur NTT, Okto mengatakan, itu dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan memperoleh keterangan terkait kasus itu, namun mereka bukan diperiksa sebagai saksi dalam kasus kebakaran itu.

“Mereka diperiksa untuk pulbaket dan dapatkan keterangan tambahan. Mereka bukan diperiksa sebagai saksi dalam kasus kebakaran Kantor Gubernur NTT yang terjadi pada, Jumat (9/8/2013) lalu,“ katanya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Kupang Kota memeriksa 6 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur sebagai saksi terkait kebakaran yang terjadi di kantor Gubernur NTT, Jumat (9/8) sekitar pukul 06.30 Wita. Saat terjadi kebakaran Jumat (9/8) pukul 06.30  Wita, enam anggota Satpol PP tersebut mendapat giliran jaga.

Kapolres Kupang Kota, AKBP  Tito Basuki Priyatno kepada wartawan membenarkan pemeriksaan para saksi. Namun, dirinya belum bisa menyimpulkan kebakaran kantor gubernur  NTT akibat hubungan arus pendek listrik atau penyebab lain.  “Para saksi saat ini masih dalam pemeriksaan sehingga belum bisa disimpulkan penyebab kebakaran,” katanya kepada wartawan.

Sementara itu areal kantor gubernur telah dipasang garis polisi untuk membatasi warga masuk ke dalam kantor gubernur. Warga hanya diberi kesempatan melihat puing-puing kantor gubernur dari luar pintu pagar. Begitu pula wartawan juga diminta meninggalkan areal kantor gubernur guna memberikan kesempatan penyidik melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Gabriel Suku Kotan: Deteksi Dini Potensi Rawan Pangan!

Sebanyak dua pintu gerbang di bagian depan kantor gubernur dijaga oleh polisi, sebaliknya tiga pintu keluar di bagian belakang gedung dijaga oleh aparat TNI. Sementara itu tim identifikasi dari Inafis Polda NTT sudah tiba di lokasi kebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dibantu tim dari Polres Kupang Kota.

Larangan untuk masuk ke kantor gubernur juga berlaku untuk pejabat dan pegawai  kantor tersebut. Mereka juga diminta tidak mengeluarkan barang-barang dan dokumen penting lainnya dari dalam kantor.

“Semua dokumen yang di dalam kantor adalah dokumen negara yang dilarang untuk dipindahkan,” kata Kapolres Tito Basuki. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button