Home / Sport / Kejari Soe Limpahkan Kasus Korupsi ke Tipikor Kupang

Kejari Soe Limpahkan Kasus Korupsi ke Tipikor Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 

 

Moral-politik.com. Kejaksaan Negeri (Kejari) Soe, Selasa (20/8) sekitar pukul 14.00 Wita melimpahkan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung sekolah dasar, pagar, ruang perpustakaan SD Ubekaka, Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS).

Kasi Pidsus Kejari Soe, , Selasa (20/8) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang mengatakan, Kejari Soe, Selasa (20/8) melimpahkan kasus dugaan korupsi pembangunan gedungs ekolah baru, perpustakaan dan pagar SD Ubekaka Kabupaten TTS ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Dia mengatakan, dalam kasus itu Kejari Soe menetapkan Marthinus Takaen, Kepala Sekolah Ube Kaka, Kabupaten TTS dalam  kasus dugaan korupsi pembangunan gedung sekolah, SD Ubekaka Kabupaten TTS.

Menurut dia, Anton Takaen ditahan karena tersandung kasus dugaan korupsi pembangunan gedung sekolah, pembangunan pagar, lapangan dan perpustakaan tahun anggaran 2012 sebesar Rp 2 miliar.

Dia menjelaskan, hingga saat ini pembangunan pagar, sekolah, perpustakaan dan lapangan belum juga diselesaikan oleh tersangka, namun anggaran sebesar Rp 2 miliar yang berasal dari pusat telah habis dipergunakan oleh tersangka.

Anton mengatakan, berkaitan dengan pembangunan gedung dan yang lainnya, telah diperiksa oleh Kejari Soe dan Dinas PPO Kabupaten TTS, namun hingga saat ini gedung tersebut belum selesai dikerjakan oleh tersangka, pekerjaan tersebut dikerjakan secara swakelola namun dalam proyek itu tersangka yang langsung mengelolanya.

Menurut dia, hingga saat ini tersangka tidak mampu mempertanggungjawabkan pembangunan gedung tersebut dan aliran dana yang digunakan oleh dirinya dalam membangun sekolah tersebut.

Terkait aliran dana tersebut, tersangka melakukan pencairan sendiri dan tidak memiliki bukti kuat terkait pencairan uang tersebut. Dalam kasus tersebut bukan saja Kepsek Ube Kaka yang ditahan

Kejari Soe, namun Kejari Soe juga turut menahan bendahara sekolah yakni Saul Laka. Akibat perbuatan kedua tersangka, negara mengalami kerugian hingga Rp 300 juta.  (richo)

Baca Juga :  Motivasi Kades Jadi Caleg TTU Dipertanyakan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button