Home / Sport / Kejati NTT Gagal Periksa Mantan Kepala TVRI

Kejati NTT Gagal Periksa Mantan Kepala TVRI

Bagikan Halaman ini

Share Button

Mantan-Kepala-TVRI-Kupang-Yoseph-Jani (1)

 

 

Moral-politik.com. Yani Yoseph Mantan Kepala TVRI Kupang kembali  gagal diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT)  sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran siaran TVRI Kupang, tahun anggaran 2009, 2010, dan 2011 senilai Rp 6 miliar, padahal sesuai rencana Kejati NTT, akan memeriksa tersangka pada Senin (19/8).

Sesuai surat panggilan pertama yang dilayangkan Kejati NTT, rencananya mantan Kepala TVRI Kupang akan diperiksa sebagai tersangka, namun tersangka tidak datang karena sedang sibuk mengurusi beberapa urusan penting lainnya.

Sesuai informasi yang dihimpun di Kejati NTT, kuasa hukum tersangka, Stef Matutina mengatakan kliennya tak bisa hadir karena sementara berada di Samlaki, salah satu daerah di Provinsi Maluku.

“Penasehat hukum tersangka, Stef  Matutina datang memberitahukan bahwa kliennya masih di Samlaki,” ujar sumber yang tak ingin namanya disebut.

Karena ketidakhadiran tersangka saat itu, atau tersangka tidak mengindahkan panggilan pertama, maka jaksa akan melayangkan surat panggilan kedua untuk diperiksa, direncanakan pada, Kamis (22/8).

Terpisah, Luis Balun, penasehat hukum tersangka lainnya dalam kasus yang sama, yakni Thidores Duparlira selaku bendahara pada TVRI Kupang, mengaku kliennya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejati NTT, Senin (19/8) pukul 14.00 Wita. Pemeriksaan terhadap Thidores Duparlira dilakukan oleh jaksa Ina Malo di gedung Kejati NTT.

Menurut Luis Balun, kliennya hanya ditanyakan soal bukti berupa kuitansi-kuitansi saja.

Dijelaskannya, pemeriksaan berlangsung hingga pukul 19.00 WITA dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (20/8) dimana tersangka belum ditahan.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran siaran TVRI Kupang mulai dilakukan penyelidikan sejak 14 Februari 2012 oleh tim jaksa Kejati NTT, dimana sudah puluhan staf  TVRI Kupang diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Kades Woloara Pimpin Warga Kerja Bakti Jumat Bersih

Setelah hampir setahun lebih melakukan penyelidikan, akhirnya kasus ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan dua orang tersangka, yakni mantan Kepala TVRI Kupang Yoseph Jani dan bendahara Thidores Duparlira. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button