Home / Pena_VJB / Manfaat Pasar Tradisional Silawan di Perbatasan Timor Leste

Manfaat Pasar Tradisional Silawan di Perbatasan Timor Leste

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

 

 

Moral-politik.com. Pasar tradisional yang baru saja  berjalan beberapa bulan di desa Silawan,  berbatasan  dengan Republik Demokrat Timor Leste (RDTL), didirikan untuk menjawab segala keluhan perekonomian masyarakat Indonesia di kawasan perbatasan negara tersebut.

Ferdinandus Mones, Kepala Desa Silawan sebagai tokoh penggagas dibangunnya pasar tradisional itu, ketika ditemui Moral-politik.com di ruangan kerjanya, Senin (26/8/2013) mengatakan, pasar tradisional tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat perbatasan dalam memasarkan hasil bumi, seperti sayuran, tomat dan lain sebagainya.

6

Kenapa saya membuka pasar tradisional di desa silawan? kata dia, karena selama ini Pasar Internasional yang berada di Mota’ain, tidak berfungsi dengan baik, dan  supaya masyarakat di Silawan tidak lagi menjual hasil bumi mereka ke Atambua.

“Apabila saya tidak membuka pasar tradisional, maka perekonomian masyarakat di perbatasan tidak akan berjalan baik. Ini merupakan terobosan baru untuk membantu masyarakat,” ujar dia.

Pasar tradisional itu telah diketahui oleh masyarakat Kabupaten Belu, dimana jadwalnya setiap hari Selasa dalam seminggu.

5

Saya beritahu penjual yang berasal dari luar Belu, beber dia, agar datang menjual barang barangnya di sini. Untuk sementara, lanjutnya, belum dikenakan biaya karcis.

“Kami masih adakan rapat dulu. Masyarakat sangat terbantu sekali dengan dibukanya pasar tradisional ini,” imbuh putra Silawan ini, bersemangat. (Felix)

Baca Juga :  Kristo Blasin: Ibu Lusia Lebu Raya Siap Bersaksi di MK!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button