Home / Pena_VJB / Masyarakat Rote Ndao Ancam Tinggalkan NKRI, Pindah ke Australia

Masyarakat Rote Ndao Ancam Tinggalkan NKRI, Pindah ke Australia

Bagikan Halaman ini

Share Button

DEMONSTRASI AMPERAA

Moral-politik.com. Maraknya praktek korupsi dan lemahnya kinerja lembaga peradilan dalam menuntaskan kasus korupsi yang terjadi di wilayah terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu, membuat warga merasa tidak betah dengan kondisi tersebut.

Ribuan masyarakat Rote Ndao yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Rote Ndao (Ampera) saat berunjuk rasa ke Sekretariat Panwaslu, Polres, Kantor Bupati, Kejaksaan Negeri dan gedung DPRD Kabupaten Rote Ndao, Kamis (29/8) siang mengancam akan menanggalkan kewarganegaraannya dari Warga Negara Indonesia (WNI) dan siap menjadi warga Australia.

Koordinator Ampera, Junus Panie dalam orasinya mengatakan, bila tuntutan pihaknya mengungkap kasus korupsi yang terjadi di wilayah Kabupaten Rote Ndao tidak segera dijawab, pihaknya mengancam memilih bergabung ke Australia.

Sebab menurutnya, lemahnya kinerja lembaga peradilan yang terkesan membiarkan kasus korupsi dan penegakan hukum yang tidak adil, pihaknya merasa tak betah lagi menjadi bagian dari NKRI.

“Ampera menyatakan sikap tegas, siap bergabung ke Australia dari pada berdiam di wilayah NKRI yang tidak pernah ada keadilan dan kesetaraan pelayanan secara adil, jujur dan tuntas dalam mengungkap berbagai masalah-masalah yang selama ini mengendap dan tanpa ada tindak lanjut yang jelas dari penegak hukum dan pemerintah yang ada di kabupaten Rote Ndao ini!” tandasnya.

Dikatakannya, lambannya kinerja penegak hukum dalam menuntaskan kasus korupsi pertanda adanya pembiaran untuk dilakukan penindasan terhadap rakyat.

ampera (1)

“Apabila penyataan sikap kami tidak ditindak lanjuti dan penyelesaian yang tuntas maka kami siap bergabung ke negeri Australia dari pada di Republik Indonesia yang tidak ada keadilan dalam penegakkan supremasi hukum!” tegasnya.

Pantauan Moral-politik.com, massa yang tergabung dalam Ampera tersebut menggelar aksi demonstrasi sejak pukul 10.00 Wita dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita. Masa melakukan long march dari Sekretariat Ampera menuju Mapolres Rote Ndao, Panwaslu, Kantor Bupati Rote Ndao, Kantor Kejari Ba’a dan finish di gedung DPRD Rote Ndao. (lima)

Baca Juga :  Habiskanlah Waktu Liburmu Bersama Kekasih

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button