Home / Sport / Paket Sama Akan Wujudkan Sistem Pemerintahan yang Bersih

Paket Sama Akan Wujudkan Sistem Pemerintahan yang Bersih

Bagikan Halaman ini

Share Button

FOTO DEBAT KANDIDAT

 
Moral-politik.com. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Drs.Elisa Suki-Drs.Marthen L. Henuk, MH bertekad untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta memberantas praktek-praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Kabupaten Rote Ndao.

Penegasan itu disampaikan calon wakil Bupati Rote Ndao, Drs.Marthen L. Henuk, MH saat menjawab pertanyaan lima panelis pada acara debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rote Ndao bekerjasama dengan Radio Swara Malole di Hotel Videsy Ba’a, Kamis (1/8) siang.

Dalam melaksanakan roda pemerintahan kata calon wakil Bupati dari pasangan calon nomor urut 4 ini, penempatan pejabat dilakukan secara proporsional dan mengeliminir praktek-praktek yang menyimpang dari dari aturan.

“Pemerintahan kita di Kabupaten Rote Ndao sudah baik tetapi belum benar. Penempatan jabatan harus berdasar kompetensi yang dimiliki sehingga menghasilkan pelayanan yang prima. Jadi baperjakat selaku tim yang bertugas untuk menyeleksi pejabat haruslah bekerja sesuai aturan. Jadi Baperjakat adalah Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan bukan Badan Pertimbangan Jabatan Karena Kedekatan. Kalau terpilih, kami tidak menempatkan pejabat karena balas dendam tetapi dilakukan secara proporsional,” tegas mantan kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao ini.

Penempatan pejabat yang menyimpang dari aturan tandasnya, merupakan salah satu pemicu utama pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal.

“Angka kemiskinan kita di Kabupaten Rote Ndao alami peningkatan. Hal ini disebabkan karena pelaksanaan pembangunan tidak didasari perencanaan yang tepat,” ujarnya.

Khusus untuk sektor perekonomian, lanjutnya, pembangunan yang akan dilaksanakan berdasarkan karakteristik wilayah.

“Kami akan menyiapkan aturan tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) karena sampai saat ini Kabupaten Rote Ndao belum memiliki RTRW. Berdasar RTRW akan dibuat master plan pembangunan. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan yang dilaksanakan terencana, terarah dan tepat sasaran,” terangnya.

Baca Juga :  Kepala Kantor Pos dan Giro Tak Tahu Total Dana Bea Siswa

Disamping itu, pihaknya bertekat akan mengembalikan Rote Ndao sebagai gudang ternak melalui program penyaluran bibit sapi ke seluruh masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. Untuk menyukseskan program tersebut, pihaknya akan menyiapkan sarana pendukungnya terutama yang berkaitan dengan pakan ternak. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button