Home / Sport / Pekerjaan Ruas Jalan Baa-Manomolo-Laki Masih Dilanjutkan

Pekerjaan Ruas Jalan Baa-Manomolo-Laki Masih Dilanjutkan

Bagikan Halaman ini

Share Button

JALAN RUSAK (6)

 

Moral-politik.com. Pelaksanaan pekerjaan perkerasan pada ruas jalan Ba’a-Manumolo-Laki oleh CV.Tropicana Jaya dengan menggunakan pagu anggaran senilai Rp873 juta, TA.2013 masih dilanjutkan.

Demikian disampaikan Kuasa Direktur CV.Tropicana Jaya, Martenji Suwongto saat ditemui Moral-politik.com di kediamannya, Senin (19/8).

Menurutnya, sesuai jadwal pelaksanaan, pekerjaan itu dilakukan selama 90 hari kalender kerja yakni sejak 20 Juni 2013 dan rampung 20 September 2013. Sehingga dalam siswa waktu 30 hari kedepannya, pihaknya akan menuntaskan item pekerjaan yang masih kurang.

Dijelaskan Marthen, sesuai perencanaan pekerjaan sepanjang 3.100 meter, selain dibuat perekarasan jalan, pada sisi jalan juga dibuat tembok penahan dan tujuh unit deker jalan.

“Dalam RAB hanya dibuatkan tujuh unit deker tetapi dengan melihat kondisi di lapangan akan dibangun 14 unit deker,” terangnya.

Sementara berkaitan dengan pembangunan tembok penahan di areal perswahan lanjut Marthen, hanya dibangun 100 meter dari sebelumnya direncanakan 200 meter lebih. Hal itu, kata Marthen, disebabkan karena anggaran untuk kegiatan itu dialihkan untuk pekerjaan penambahan tujuh unit deker.

Sedangkan disinggung soal penggunaan material tanah putih pengganti batu karang untuk deker, Marthen mengaku tak tahu menahu sebab itu dilaksanakan oleh tukang di lapangan.

“Saya menyiapkan batu karang bukan batu sirtu. Kalau di lapangan menggunakan batu sirtu, itu kesalahan tukang yang mengerjakannya,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan pekerjaan mereka memberikan kompensasi dengan menambah volume pekerjaan dari lebar jalan hanya empat meter menjadi lima hingga enam meter.

Sementara disinggung soal saluran yang terhambat akibat pembangunan jalan itu dan kemungkinan untuk dibuat saluran baru untuk pengairan ke sawah milik warga, Marthen menyebutkan itu tanggungjawab petani.

“Itu tangung jawab mereka, karena mereka tidak memahami apa yang ada dalam rab dan bukan tangung jawab kami pihak kontraktor karena kami kerja hanya sesuai petunjuk yang ada dalam rab,” tandas Marthen.

Baca Juga :  Tingginya Kasus Kebakaran, DPRD Kota Kupang minta tambah Armada Pemkar

Diberitakan kemarin, Pelaksanaan pekerjaan perkerasan pada ruas jalan Ba’a-Manumolo-Laki yang dilaksanakan CV.Tropicana Jaya  dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2013 senilai Rp873 Juta diduga tak sesuai spesifikasi teknis (spek) yang direncanakan.

Hal ini diungkapkan warga Ba’adale yang bermukim di sekitar kawasan itu, Adrianus Tulle kepada wartawan di lokasi tersebut. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button