Home / Sport / Pemda Nagekeo Harus Belajar dari Pemecatan Komisioner KPU

Pemda Nagekeo Harus Belajar dari Pemecatan Komisioner KPU

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

Moral-politik.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo harus belajar dan menjadikan pelajaran  berharga soal pemecatan lima anggota komisioner KPU setempat oleh Dewan Kehormatan  Penyelenggara Pemilu (DKPP), terkait penyelenggaraan Pilkada Nagekeo pada putaran pertama  lalu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD NTT, Kasintus P. Ebu Tho kepada Moral-politik.com di Kupang,  Kamis (22/8).

Menurut Kasintus, pemecatan lima anggota komisioner anggota KPU Nagekeo harus menjadi  pelajaran berharga bagi Pemkab, KPU dan para stafnya agar merefleksikan pola kerja yang  dijalankan sebelumnya terkait penyelenggaraan pilkada. Sehingga persoalan serupa tidak  terulang lagi pada pilkada berikutnya.

“Nagekeo yang baru berusia enam tahun itu membutuhkan aparatur yang komitmen untuk membangun  daerah ini. Aparatur Pemkab harus bekerja sesuai profesi dan tak masuk dalam arena  perpolitikan. Aparatur pemerintah harus bekerja secara profesional dan independen,” kata  Kasintus.

Dia menuturkan, karena Pilkada Nagekeo putaran kedua yang akan dilaksanakan pada 23 September mendatang ditangani oleh KPU NTT, maka diminta untuk menempatkan komisioner sementara KPU  Nagekeo yang memahami semua aturan berkaitan dengan pilkada. Harus juga konsisten menjalankan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ditetapkan.

“Saya percaya dengan diambil alih oleh KPU NTT, penyelenggaraan pilkada Nagekeo putaran  kedua dapat dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Ngada, Nagekeo, Ende dan Sikka ini berharap agar Pemkab dan  sesepuh Nagekeo memberikan suasana sejuk kepada masyarakat. Agar tidak terpolarisasi atau  termakan oleh isu- isu yang dilontarkan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Menurutnya, dua pasangan calon bupati yang masuk dalam putaran kedua, adalah pilihan terbaik  rakyat. Karena itu kedua pasangan calon pun diminta untuk menampilkan pola sosialisasi yang  elegan dan sejuk  agar tidak terjadi benturan dalam masyarakat.

Baca Juga :  Bulog NTT Tiap Bulan Salurkan 9,588 Ton Beras

“Kepada lima paket yang tidak masuk di putaran kedua dan tiga paket yang tidak diakomodir  oleh KPU Nagekeo sebagai peserta pilkada, agar memberi kesempatan kepada KPU untuk  melaksanakan tugas secara baik,” paparnya.

Selain itu, semua paket calon bupati itu diminta untuk memberi dukungan bersama para  pendukungnya kepada salah satu dari dua paket yang bertarung  dalam pilkada putaran kedua  sesuai kebijakan politiknya.

Juru bicara KPU NTT, Djidon de Haan mengungkapkan, Pilkada Nagekeo putaran kedua dilaksanakan  pada 23 September mendatang. Untuk hal ini, sudah ada percakapan dengan para pihak sesuai  keputusan DKPP dan Mahkamah Konstitusi.*** (AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button