Home / Sport / Pemerintah Kabupaten Sikka Identifikasi Pengungsi Rokatenda

Pemerintah Kabupaten Sikka Identifikasi Pengungsi Rokatenda

Bagikan Halaman ini

Share Button

pengungsi-1

Moral-politik.com. Pemerintah Kabupaten Sikka mengidentifikasi para pengungsi yang dievakuasi dari Pulau Palue, untuk mengetahui berapa jumlah pasti korban letusan Gunung Rokatenda yang sudah ada di Maumere, dan yang masih bertahan di desa mereka, termasuk anak sekolah.

“Identifikasi tersebut sangat penting, sehingga tidak ada kesimpangsiuran data terkait jumlah  warga yang sudah dievakuasi. Ini juga berkaitan dengan pemberian bantuan,” kata Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera, Selasa (13/8).

Dia menegaskan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang bersedia mengungsi ke lokasi aman. Namun, jika ada warga yang enggan mengungsi atau memilih bertahan tidak akan diberi bantuan. Kebijakan ini ditempuh untuk mendorong mereka mau mengungsi ke lokasi yang  aman.

Menurutnya, pihaknya sudah mengiedentifikasi gedung- gedung pemerintah yang kosong untuk  menempati para pengungsi.
“Beberapa gedung kantor pemerintah sudah kita benahi untuk ditempati   sementara bagi warga Palue yang dievakuasi,” paparnya.

Tentang rencana relokasi warga yang sudah diungsikan dari kampung halamannya, Bupati Sikka  menuturkan, rencana tersebut perlu dibicarakan dengan semua pemangku kepentingan yang ada di  daerah itu termasuk dengan masyarakat Palue.

“Rencana relokasi adalah persoalan serius yang harus direncanakan secara matang karena  menyangkut nasib dan masa depan warga Palue. Belum lagi masalah lokasi yang harus mereka  tempati. Untuk sementara kita tangani dulu proses evakuasi warga ke tempat aman,” tambahnya.

Dia menyebutkan, jumlah penduduk di Pulau Palue mencapai 10 ribu jiwa yang terdiri dari  delapan desa, namun hanya tiga desa yang terkena dampak meletusnya Gunung Rokatenda yakni  Nitunglea, Rokirole, Lidi. Dengan rincian Desa Lidi 1430 jiwa, Nitunglea 1068 jiwa, dan  Desa Rokirole 1.501 jiwa.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT  menyebutkan, hingga siang kemarin sudah sekitar 511  warga  di sekitar Gunung Rokatenda yang  dievakuasi  ke luar dari pulau itu  ke Maumere, ibukota Kabupaten Sikka.*** (AVI)

Baca Juga :  Rote Ndao: Balita dan PNS Peroleh BLSM

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button