Home / Sport / Pemkab Rote Ndao Kembangkan Desa Siaga

Pemkab Rote Ndao Kembangkan Desa Siaga

Bagikan Halaman ini

Share Button

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

foto: rumah sakit rote

 

Moral-politik.com. Sebanyak 40 dari 89 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Rote Ndao, kini sedang melaksanakan proram Desa Siaga.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao,  saat ditemui Moral-politik.com di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

Dia mengatakan, 40 desa yang menjalankan program desa tersebut difasilitasi Pemkab Rote Ndao dan terus mefasilitasi fasilitator pada program tersebut.

Agar seluruh desa di kabupaten Rote Ndao menjalankan program tersebut, kata dia, setiap tahun diupayakan pihaknya untuk mengembangkan program itu secara bertahap pada sejumlah desa.

Pelaksanaan program itu lanjut dia, diharapkan akan terbentuk desa sehat. Sebab menurut dia, dalam pelaksanaan program itu dituntut partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Pelaksanaan program ini merupakan cikal bakal untuk pembentukan desa sehat. Sehingga kita harapkan agar setiap desa terbentuk desa sehat,” terangnya.

Dengan pelaksanaan program itu, kata dia, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat terhadap persoalan-persoalan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat. Sebab dalam pelaksanaan program itu, masyarakat menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

“Kita harapkan agar nantinya disetiap desa memiliki mobil ambulance desa,” harapnya.

Ditambahkannya, warga di Kabupaten Rote Ndao saat ini telah terlayani kesehatan gratis melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dan

Jaminan Kesehatan Daerah yang dibiayai Jaminan Kesehatan  Daerah (Jamkesda) yang dibiayai dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao.

Dia mengatakan, warga yang mendapatkan kartu Jamkesda dan Jamkesmas mendapat subsidi saat merawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ba’a.

“Pasien yang gunakan Jamkesda maupun Jamkesmas saat menjalani perawatan di RSUD mereka mendapat subsidi pengurangan biaya,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, masyarakat yang menjalani perawatan di tingkat Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu dilayani secara gratis.

Baca Juga :  9 Pemuda bergiliran perkosa Gadis 19 Tahun

“Masyarakat yang berobat ke Puskesmas maupun Pustu tidak dikenakan biaya. Termasuk pasien yang menjalani rawat inap di Puskesmas,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button