Home / Pena_VJB / Pemkab Rote Ndao Tunda Salurkan Beasiswa, Mahasiswa Kesal

Pemkab Rote Ndao Tunda Salurkan Beasiswa, Mahasiswa Kesal

Bagikan Halaman ini

Share Button

penerima beasiswa

foto: mahasiswa menanti pemberian beasiswa

 

Moral-politik.com. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menunda jadwal penyaluran dana beasiswa kepada para mahasiswa yang mendapatkan dana beasiswa dari Pemkab Rote Ndao.

Pantauan Moral-politik.com di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rote Ndao, Kamis (15/8) belasan mahasiswa yang mendapatkan dana beasiswa, sejak pagi berbondong-bondong mendatangi kantor BKD untuk mengambil dana beasiswa yang telah dialokasikan Pemkab Rote Ndao dalam TA.2013 melalui Surat Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor 309/Kep/Hk/2013 Tanggal 06 Juli 2013, tentang pemberian bantuan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dan tidak mampu, asal Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2013.

Sejumlah mahasiswa yang berhasil dikonfirmasi wartawan di depan kantor BKD Kabupaten Rote Ndao mengungkapkan, saat tiba di kantor BKD, pihaknya mendapat informasi bahwa penyaluran dana beasiswa ditunda pelaksanaannya.

Salah seorang mahasiswa asal Universitas PGRI Kupang, dirinya bersama orang tua wali dan mahasiswa lainnya telah dua kali mendatangi kantor BKD, namun belum terlayani.

“Tanggal 03 Agustus 2013 lalu, kami di suruh datang untuk terima beasiswa dengan membawa meterai Rp.6.000, pas foto dan bukti registrasi  dengan tanpa diwakili tetapi saat kami datang, ada arahan dari pak bupati bahwa akan di tunda hari ini (kemarin, red) sehingga kami datang tetapi ternyata ada pengumuman lagi bahwa ditunda lagi,” kata mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya itu.

Terhadap persoalan itu, Kepala BKD Kabupaten Rote Ndao,  Seltjiana Kiaduy, SE melalui Sekretaris BKD Kabupaten Rote Ndao, Semuel Nassa yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya membenarkan adanya penundaan itu.

Namun demikian, Semuel mengaku tak tahu menahu alasan dilakukan penundaan pencairan dana beasiswa tersebut ke para penerimanya.

Baca Juga :  Alo Dando: Narkoba di NTT Mulai Mengkhawatirkan

Untuk diketahui, dalam TA.2013, pemkab Rote Ndao memberikan beasiswa bagi 26 mahasiswa asal Rote Ndao yang melanjutkan pendidikan ke fakultas kedokteran di sejumlah perguruan tinggi di tanah air, yakni Universitas Nusa Cendana Kupang, Universitas Duta Wacana Yogyakarta, dan Universitas Krida Wacana Jakarta.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Alfred H.J. Zacharias saat menggelar pertemuan dengan orang tua mahasiswa ikatan dinas di ruang kerjanya, belum lama ini.

Pada pertemuan itu, para orang tua dari 26 mahasiswa itu diminta mendukung dan memotivasi anaknya supaya sukses dalam studinya. Sebab menurutnya, biaya studi yang dikeluarkan Pemkab Rote Ndao diberikan dengan persyaratan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan oleh pemerintah dengan orang tua mahasiswa kedokteran ikatan dinas.

“Orang tua berkewajiban untuk mendukung anaknya yang menerima beasiswa agar menyelesaikan pendidikan yang ditempuh tepat waktu, dan menyampaikan laporan perkembangan pendidikannya setiap semester serta laporan setiap akhir tahun anggaran tentang penggunaan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah,” kata Alfred.

Ditambahkannya, mahasiswa ikatan dinas yang telah menyelesaikan pendidikannya tidak diperkenankan bekerja pada lembaga atau instansi pemerintah lainnya namun wajib mengabdikan diri kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Bila tidak memenuhi perjanjian itu, tambahnya, peserta yang mendapat beasiswa wajib mengembalikan biaya pendidikan yang telah diterima (lima)

Pencarian Terkait:

  • Perencanaan Pencairan Dana beasiswa Dari BKD ROTE-NDAO

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button