Home / Pena_VJB / Pengarahan Ratu Atut Ditafsir “Serang” Rano Karno

Pengarahan Ratu Atut Ditafsir “Serang” Rano Karno

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

Moral-politik.com. Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berulangkali meminta para pejabat untuk sedikit bicara tetapi banyak bekerja. Bahkan Atut menyarankan agar para pejabat yang mengeluh dan sudah tidak kuat melaksanakan tugasnya untuk mengundurkan diri.

Usai halal bihalal dengan Pegawai Negeri Sipil Pemprov Banten, di Aula Setda Provinsi Banten, Senin (12/8), Atut kembali menegaskan agar anak buahnya yang tak sanggup kerja untuk mundur.

“Siapapun yang memang keberatan untuk melaksanakan pemerintahan yang baik, melaksanakan berbagai program pembangunan, melaksanakan pelayanan publik, kalau itu merasa berat, silakan, biar diganti dengan yang sanggup. Jangan ngomong saja,” ujar Atut.

Saat konfirmasi apakah pernyataan tersebut ditujukan kepada Wakil Gubernur Rano Karno, Atut menjawab dengan tertawa dan menyatakan bahwa itu untuk semua PNS di lingkungan Pemprov Banten.

“Ibu bicara dengan semua untuk semua, tidak dengan si A si B atau si C, kabeh,” tegas Atut.

Pernyataan Atut untuk sedikit bicara banyak bekerja dinilai pernyataan sindiran kepada Wakil Gubernur Rano Karno, karena diketahui sebelumnya Rano sempat ingin mengundurkan diri. Hal itu pun ramai diberitakan di media massa. (Sumber: merdeka.com)

Baca Juga :  NTT : Tarif Angkutan ASDP Naik 36 Persen

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button