Home / Sport / Pengelolaan Warnet Informasi Masyarakat Masih Tunggu Pihak Ketiga

Pengelolaan Warnet Informasi Masyarakat Masih Tunggu Pihak Ketiga

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

                                                                foto: warnet pemkan rote ndao

Moral-politik.com. Warung informasi masyarakat bantuan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, hingga saat ini belum beroperasi, karena belum ada pihak ketiga yang berniat mengelola.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rote Ndao, Drs.Lasarus Y. Pah saat ditemui Moral-politik.com di ruang kerjanya, Selasa (20/8) kemarin.

Menurutnya, awalnya warnet itu pernah beroperasi di kelola oleh dua orang warga yakni Gerson Haning dan Rudy Hartono selama enam bulan. Namun keduanya tidak membayar iuran bulanan internet selama beberapa bulan.

Mengantisipasi agar fasilitas itu tak ditutup oleh pihak kementerian, pihaknya terpaksa menutupi tunggakan iuran yang tak dibayar tersebut. Usai membayar tunggakan itu, Dishub tak mengoperasikan lagi fasilitas tersebut.

Saat ini kata Lasarus, pihaknya masih menunggu penawaran dari pihak ketiga yang berniat mengoperasikannya.

“Warung informasi masyarakat selama ini pernah dibuka tetapi karena ada tunggakan dari pihak ketiga yang pernah mengontraknya. Kamii terpaksa menutupnya,” kata Lasarus.

Ditambahkannya, semula mengoperasikan warnet itu, kedua warga itu membayar iuran secara rutin namun setelah memasuki bulan ketujuh hingga bulan ke 12 tidak lagi dibayar sehingga pihaknya yang membayar tunggakan tersebut.

“Kalau tidak ambil inisiatif jaringannya diputuskan. Bangunan itu untuk sementara tidak dibuka karena masih menunggu pihak ketiga yang mengontraknya,” ujar Lasarus.

Pernah diberitakan, fasilitas warung internet (Warnet) Bantuan pemerintah pusat untuk Kabupaten Rote Ndao yang terletak di Kelurahan Namaodale, Kecamatan Lobalain hingga saat ini tak berfungsi.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan di lokasi itu, menyebutkan warnet tersebut sudah tak beroperasi sejak awal tahun anggaran 2012 lalu.

Rian Monas, salah seorang warga yang berhasil dikonfirmasi wartawan di lokasi itu mengungkakan bangunan itu sudah dibangun sejak tahun 2011 dan pada Tahun 2012 lalu masih sempat beroperasi namun hanya sekitar tiga bulan saja, itupun tak dibuka secara rutin.

Baca Juga :  Kurang Tenaga Operator, Lab BLH Rote Tak Berfungsi

“Waktu beroperasi hanya dibuka sesekali saja. Kalau memang Pemerintah tidak mengoperasikan warnet ini lagi sebaiknya diserahkan ke pihak ketiga saja untuk mengelolahnya,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button