Home / Sport / Perindag Kota Kupang Temukan Bukti Petugas Nakal di SPBU

Perindag Kota Kupang Temukan Bukti Petugas Nakal di SPBU

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

Moral-politik.com. Menindak lanjuti laporan DPRD Kota Kupang tentang adanya SPBU nakal yang sering melakukan kecurangan dalam pengisian BBM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Kupang telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap beberapa SPBU yang ada di wilayah Oesapa dan Kelapa Lima, dimana terdapat kecurangan yang dilakukan petugas pengisi bahan bakar.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap SPBU, dan ternyata  tidak pas atau tidak sesuai ukuran pada saat pengisian bahan bakar di SPBU.  Sesuai laporan yang didapat dari SPBU, pengurangan takaran  lebih banyak dilakukan oleh perilaku petugas, sementara untuk mesinnya tidak masalah,” kata Kepala Disprindag Kota Kupang, Viktor Umbu Manna kepada Moral-politik.com belum lama ini.

Menurut Viktor, pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Disprindag pada beberapa SPBU yang ada di wilayah Oesapa dan Kelapa Lima ini, dengan menggunakan tiga obsi yakni  pertama dilakukan tes pengisian dengan cepat, sedang dan lambat, dan ternyata hasilnya kesalahan bukan pada mesin tetapi lebih banyak pada perilaku petugas.

“Hasil pemerikasaan ini ternyata masalahnya bukan  pada mesin  namun lebih banyak pada perilaku pertugas, karena banyak konsumen kita yang tidak memiliki rasa sabar sehingga proses pengisian yang dilakukan oleh petugas tidak dimulai dari nol, makanya dalam pengisian ada sedikit kekurangan atau tidak sesuai ukuran,” katanya,

Viktor  berharap, masyarakat atau konsumen bisa tertib dalam setiap kali pengisian pada SPBU, yakni dengan meminta kepada petugas untuk memulainya dari nol, sehingga dalam proses pengisianya bisa sesuai dengan ukuran.

“Saya minta kepada masayarakat jika dalam pengisian agar meminta petugas kembalikan dari nol, jika petugas tidak mau maka segera melaporkan kepada kami, sehingga SPBU tersebut bisa ditindak. Karena SPBU petugasnya tidak mau dan dilakukan terus-menerus seperti itu, maka mereka akan diiberikan sangsi dengan memberikan teguran sebanyak tiga kali, dan jika melewati sangsi tersebut maka jalan terakhir ijinnya akan dicabut,” katanya. (Nyongky)

Baca Juga :  Data Pemilik Lahan Simpang-Siur, Tim 9 Kebingungan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button