Home / Populer / Petrus Selestinus: Langgar Kode Etik, Lima Komisioner KPU Nagekeo Dipecat!

Petrus Selestinus: Langgar Kode Etik, Lima Komisioner KPU Nagekeo Dipecat!

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 
Moral-politik.com. Kuasa Hukum pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Nagekeo, Piet Nuwa Wea, Johanes Don Bosco Do, Petrus Selestinus mengatakan, lima komisioner KPU Nagekeo telah dipecat oleh DKPP dalam rapat pada 1 Agustus 2013, akibat  pelanggaran kode etik dalam penyelenggaraan Pilkada Nagekeo.

“Pemecatan itu berdasarkan laporan pasangan bakal calon dan pasangan calon bupati Johanes Don Bosco Do, dkk melalui Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) beberapa waktu yang lalu,” katanya saat dihubungi, Jumat (1/8).

Dia menambahkan, Keputusan DKPP ini akan membawa implikasi hukum secara positif dalam memulihkan kepercayaan masyarakat Nagekeo terhadap KPU Nagekeo. Selain telah dipecat, kelima komisioner juga akan menghadapi pemeriksaan pidana di Bareskrim Mabes Polri berdasarkan laporan TPDI tanggal 31 Juli 2013.

Laporan itu, tambahnya, atas dugaan pemalsuan dan korupsi pengadaan logistik pilkada yang tidak sesuai dengan norma, standar, prosedur pengadaan dan pendistribusian logistik pilkada.

Sebelumnya diberitakan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memecat ketua dan empat nggota Komisi Pemilihan Umum Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie mengatakan, mereka melanggar kode etik.

Sebab, penyelenggara pilkada itu tidak mengesahkan dukungan Partai Karya Peduli Bangsa pada pasangan Calon Bupati Marsellinus Ado Wawo dan Wakil Bupati Lowa Marselinus. Padahal, surat dukungan itu sudah memenuhi persyaratan.

“Tiga, memerintahkan pada Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melanjutkan keputusan ini sesuai peraturan perundang-undangan. Empat, memerintahkan pada KPU dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ini,” vonis Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie di ruang sidang DKPP.

Atas putusan DKPP tersebut, pasangan Calon Bupati Marsellinus Ado Wawo dan Wakil Bupati Lowa Marselinu meminta Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur menetapkan mereka sebagai peserta Pilkada Negekeo.***(AVI)

Baca Juga :  Dugaan pengerahan massa Prabowo-Hatta di Bundaran HI

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button