Home / Sport / Petrus Selestinus Tak Percaya Polisi di NTT Tangani Kasus

Petrus Selestinus Tak Percaya Polisi di NTT Tangani Kasus

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

 

Moral-politik.com. Kuasa hukum pasangan calon bupati Nagekeo, Piet Nuwa Wea, Johanes Don Bosco Do, dan kawan-kawan, Petrus Salestinus mengadukan lima bekas anggota KPU Nagekeo ke Mabes Polri. Dia beralasan, selain karena kasusnya terjadi di Nagekeo dan Surabaya, juga karena mereka kurang percaya pada polisi di Ngada atau di Polda NTT.

“Perkara ini kan berhadapan dengan kekuasaan sebuah organisasi yang namanya KPU. Sehingga kita kurang begitu percaya kepolisian di Ngada sana atau di provinsi sana akan bekerja secara sunggu-sungguh,“ kata Petrus Selestinus.

Petrus Selestinus mengatakan, pengaduan ke Mabes Polri sudah dilakukan pada 31 Juli lalu. Pengaduan itu terkait  dugaan pemalsuan dokumen pilkada Nagekeo. Tuduhan yang dialamatkan kepada lima bekas komisioner KPU Nagekeo adalah telah memalsukan dokumen resmi dan menggunakan dokumen paslu serta menempatkan keterangan palsu pada dokumen yang dipalsukan itu.

“Itu tuduhan yang kami laporkan kepada Bareskrim Polri di Jakarta. Dan Bareskrim Polri sudah menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap komisioner KPU Nagekeo setelah Lebaran nanti,” katanya.

Lima bekas Anggota KPU Nagekeo adalah Ketua KPU Nagekeo, Yohanes Ardus Seda, Mathilde Paulina Dhae, Martinus Syrilus Malo, Marianus Bele Ritan serta Nikolaus Hema Daen, sebagai anggota.

Kelima bekas anggota KPU Nagekeo ini telah dipecat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Mereka dipecat karena melanggar kode etik, lantaran tidak mengesahkan dukungan Partai Karya Peduli Bangsa pada pasangan Calon Bupati Marselinus Ado Wawo dan Wakil Bupati Lowa Marselinus. Padahal, surat dukungan itu sudah memenuhi persyaratan. (Sil Sega)

Baca Juga :  Sandra Lobo: Esthon Foenay Pemimpin NTT Paling Ideal!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button