Home / Sport / Polisi Masih Sulit Amankan Dua TSK yang Buron

Polisi Masih Sulit Amankan Dua TSK yang Buron

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

Moral-politik.com.  Hingga saat ini Polsek Kelapa Lima dan Polres Alor masih sulit untuk mengamankan dua orang tersangka dalam kasus pemerkosaan, yang dilakukan para pelaku terhadap salah satu siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kupang, beberapa waktu lau di salah satu rumah kosong dekat Stadion Merdeka Kupang.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP I Putu Karsa kepada Moral-politik.com, Senin (26/8/2013) mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian dari Polsek Kelapa Lima dan Polres Alor masih mengalami kesulitan untuk menangkap dua orang pelaku dalam kasus pemerkosaan terhadap salah satu siswi SMKN 1 Kupang beberapa waktu lalu itu.

Dia mengatakan, kesulitan yang dihadapi adalah dimana para pelaku berada pada daerah rawan, atau daerah yang sulit untuk dijangkau oleh anggota polisi, baik dari Polres Alor dan Polsek Kelapa Lima.

Ketika ditanya soal tiga orang tersangka lainnya, Karsa mengatakan, berkas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh para pelaku terhadap salah satu siswi SMKN 1 Kupang dimaksud, telah dilimpahkan ke

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang untuk segera disidangkan, namun masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait kasus tersebut.

“Untuk tiga orang lainnya berkas sudah dikirim ke Kejari Kupang, tinggal menunggu waktu saja untuk sidang dan kami juga masih menunggu apakah ada petunjuk lebih lanjut, atau tidak dalam kasus itu,“ katanya.

Sebelumnya, tiga pelaku pemerkosaan siswi SMKN 1 Kupang kembali diamankan anggota Buruh Sergap Polsek Kelapa Lima. Ketiga  pelaku ditangkap di tempat yang berbeda setelah polisi memburu selama satu minggu.

Tiga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya RK (18), RH (18), dan RD (18). Sementara dua orang pelaku lainnya yakni JS dan GW masih menjadi buronan polisi (Polsek Kelapa Lima).

Baca Juga :  Pindah Tempat Rehabilitasi, Bikin Bingung Pihak Hukum

Kapolsek Kelapa Lima, AKP. I Gusti Putu Suka Arsa kepada wartawan, Minggu (9/6) mengatakan, tiga orang pelaku telah diamankan anggota Buser Polsek Kelapa Lima beberapa hari yang lalu. Sesuai hasil penyelidikan, pelaku pemerkosaan kepada siswa SMK N 1 tersebut sebanyak lima orang.

Menurut Gusti, penangkapan tiga orang pelaku ini cukup sulit. Ketika anggota memburu di Kecamatan Amarasi, pelaku bergeser ke Oemofa, Ostono Kampung To’o, dan air terjun Tesbatan.

“Di air terjun Tesbatan itulah tiga pelaku ini ditangkap Selasa (3/6),” katanya.

Dia berharap, setelah ketiga rekan mereka telah tertangkap, kedua kawan mereka yang masih buron bisa menyerahkan diri agar tidak terus dikejar polisi.

“Kita akan segera melakukan rekonstruksi kejadian pemerkosaan ini!” tegasnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button