Home / Sport / Pramugari yang Dipecat Dipaksa Serahkan Laman FB Sebagai Bukti di Pengadilan

Pramugari yang Dipecat Dipaksa Serahkan Laman FB Sebagai Bukti di Pengadilan

Bagikan Halaman ini

Share Button

9
foto: ilustrasi pramugari air new zealand

 

Moral-politik.com. Perusahaan penerbangan Air New Zealand berhasil memaksa seorang pramugari yang diberhentikan untuk menyerahkan halaman Facebook dan rekening banknya guna menunjukkan apa yang dilakukannya ketika dia sedang cuti sakit.

Gina Kensington diberhentikan setelah mengambil cuti sakit bulan Maret lalu untuk merawat saudara perempuannya. Kensington kemudian mengajukan kasusnya ke Otoritas Hubungan Tenaga kerja (ERA) dimana Air Zealand kemudian meminta agar halaman Facebook dan rekening banknya diperiksa selama Kensington mengambil cuti dua hari tersebut.

Pada awalnya Kensington menolak untuk menyerahkan rincian tersebut karena ketika diberhentikan Air NZ tidak  memiliki informasi apapun soal itu ketika memecatnya. Kensington juga beralasan adanya rahasia informasi pribadi yang harus dihormati oleh hukum.

Menurut laporan kantor berita Australia AAP, ERA setuju bahwa Kensington harus menyerahkan halaman Facebook tersebut karena rinciannya mungkin akan relevan. Kensington sudah menyerahkan informasi tersebut, namun pengadilan belum memutuskan apakah proses pemberhentiannya sah atau tidak.

Menurut laporan koresponden Kompas.com di Australia L. Sastra Wijaya, kasus Kensington ini mirip dengan kasus Bruce Taiapa. Taiapa diberhentikan oleh perusahaannya setelah dia mengambil cuti sakit selama satu minggu, namun di halaman Facebooknya, Taiapa terlihat menghadiri karnaval kano sebuah sekolah.

ERA memutuskan bahwa pemberhentian kerja itu bisa dibenarkan karena perusahaannya mencurigai Taiapa tidak benar-benar sakit ketika meminta cuti. (Sumber: Kompas.com)

Baca Juga :  Direskrimsus Polda NTT : Tegakkan hukum tanpa KKN

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button