Home / Sport / Rp 10 Juta Raib, Pimpinan DPD LP2TRI Dipolisikan

Rp 10 Juta Raib, Pimpinan DPD LP2TRI Dipolisikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

24

Moral-politik.com. Hendrikus Djawa, pimpinan DPD LP2TRI dilaporkan ke polisi di Polres Kupang Kota kemarin.  Warga yang tinggal di Jalan Adi Sucipto depan kampus UKAW Kupang, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima ini dipolisikan Paulus Daniel Maimany karena diduga melakukan penipuan. Kasus ini dilaporkan Paulus Daniel Maimany (32) warga Jalan Bhakti Karya RT 21/RW 07 Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Paulus  melaporkan kasus dugaan penipuan yang terjadi pada bulan Juli di DPD LP2TRI Jalan Adi Sucipto Depan Kampus UKAW Kupang, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima.

Di Mapolres Kupang Kota, laporan kasus penipuan itu  diterima Bripka. A.H Harun, petugas Bayanmas di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Kupang Kota.  Dia mengatakan  awalnya mendapat informasi bahwa ada penerimaan anggota LP2TRI Kupang yang mana terlapor sebagai pimpinan dan beralamat di depan kampus UKAW Kupang.

Korban pun ke tempat kejadian perkara untuk  mendaftar sebagai karyawan atau anggota LP2TRI melalui panitia penerimaan.  Namun saat itu, panitia penerimaan anggota LP2TRI menyampaikan bahwa penerimaan tersebut sudah ditutup sejak beberapa waktu lalu.  Namun pelapor dan rekannya bisa masuk menjadi pengurus dan anggota LP2TRI dan diterima apabila membayar Rp 10 juta kepada pelaku.

Korbanpun menyanggupinya dan memberikan uang tersebut kepada pelaku sesuai permintaan.

Panitia menjelaskan kalau uang tersebut yang disetor korban akan digunakan untuk membuat pakaian dinas, biaya pendidikan dan membuka rekening BCA bagi korban dan membuat identitas pengenal bagi korban sebagai anggota LP2TRI.

Korban cs yang diterima sebagai anggota LP2TRI dijanjikan gaji Rp 2 juta per bulan ditambah tunjangan lainnya.

Korban cs langsung bekerja sebagai intelejen investigasi yang memantau kinerja para penyelenggara negara di provinsi NTT.  Selama bekerja korban cs tidak menjalankan tugas pokoknya sesuai perjanjian,  namun mereka justru diarahkan untuk merekrut anggota baru dan mencari nasabah koperasi LP2TRI Kupang.

Baca Juga :  Rote Ndao: Jelang Pilkada, Pemimpin Agama Keluarkan Seruan

Selain itu,  korban cs tidak dibayarkan gajinya dengan berbagai alasan dari pihak terlapor selama bekerja dengan terlapor.

Pelaku pun dinilai ingkar janji dan tidak menepati kesepakatan antara mereka sebelumnya sehingga pelapor pernah menemui terlapor untuk membicarakan hal tersebut namun tidak ada hasil.

Korban yang merasa dikorbankan dan ditipu kemudian memilih mengadukan kasus ini ke polisi di Polres Kupang Kota dan berharap aparat kepolisian bisa membantu menangani kasus ini.

Aparat keamanan dari Polres Kupang Kota dipimpin Ka SPK Polres Kupang Kota, Ipda. Jeany Viadiniati, ke tempat kejadian perkara guna mengidentifikasi kasus penipuan ini.

Hendrikus Djawa sendiri hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait adanya laporan dugaan penipuan yang disampaikan korban ke polisi. (richo)

Pencarian Terkait:

  • lp2tri

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button