Home / Pena_VJB / Tak Ada Kontribusi, DPRD Kota Kupang Minta Pemkot Evaluasi Izin PJTKI

Tak Ada Kontribusi, DPRD Kota Kupang Minta Pemkot Evaluasi Izin PJTKI

Bagikan Halaman ini

Share Button

Sidang I Tahun 2013 DPRD Kota Kupang
foto: anggota dprd kota kupang dalam suatu sidang

 

Moral-politik.com. Pemerintah  Kota (Pemkot) Kupang diminta untuk melakukan evaluasi terkait pemberian izin untuk Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang akan melakukan usahanya dengan  membuka kantor di Kota Kupang. Karena, selama ini Kota Kupang tidak mendapatkan kontribusi apa pun dari keberadaan PJTKI.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kupang,  Seyto Ratuwarat, di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, beberapa waktu lalu mengatakan Pemkot harus melakukan evaluasi terhadap seluruh PJTKI yang akan melakukan usahanya dengan membuka kantor di Kota Kupang, karena selama ini tidak ada kontribusi buat Pemkot.

Seyto  mengatakan, pemerintah segera menghentikan izin bagi pengusaha PJTKI, karena sejauh ini PJTKI di Kota Kupang tidak memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Kota Kupang, dan  tidak mendapatkan apa-apa dari keberadaan PJTKI.

“Banyak PJTKI tapi tidak ada kontribusi apa-apa, dan kita dapat dosa lagi karena TKI yang ada sekarang berdomisili di Kota Kupang,” katanya.

Selain Seyto, Ardianus Talli mengatakan, Dewan sangat kecewa dengan pemerintah yang tidak melakukan pengawasan terhadap tempat penampungan para TKI. Pasalnya, PJTKI setelah melakukan perekrutan menampung berminggu-minggu di rumah penampungan.

“Orang bikin kantor, lalu rekrut orang dan tampung berminggu-minggu lalu dikirim, bahkan sampai pada tindakan kriminal. Jangan kita jadikan kota ini sebagai “Kota Transit TKI Ilegal”. Harus ada ketegasan dari pemerintah terhadap PJTKI seperti itu,” ujarnya.

Selain dua anggota DPRD Kota Kupang itu, Niko Frans mengatakan, persoalan tenaga kerja selama ini merupakan dampak dari persaingan pasar kerja. Karena itu pemerintah harus bisa memberikan ruang yang sama terhadap orang lain untuk bekerja di sini.

Baca Juga :  Walikota Kupang Kesal, PT. HK Lempar Kesalahan

Dia mengatakan, tugas pemerintah Kota Kupang bersama DPRD adalah ntuk menyiapkan tenaga kerja yang dapat bersaing di pasar bebas.

“Jadi kita juga punya tugas yang sama untuk menyiapkan tenaga kerja kita, supaya bisa bersaing, karena mungkin besok lusa kita akan bersaing dengan tenaga kerja asing,” ujarnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button