Home / Pena_VJB / Tallend Mark Daud: PLN Jangan Main Ancam Padamkan Listrik Bergiliran

Tallend Mark Daud: PLN Jangan Main Ancam Padamkan Listrik Bergiliran

Bagikan Halaman ini

Share Button

IMG-20130802-00956foto: ketua dprd kota kupang, tallend mark daud

Moral-politik.com. Terhambatnya pembangunan Tower 51 di Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang akibat penolakan sejumlah warga  yang menghambat operasional Perusahan Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN.

Ketua DPRD Kota Kupang, Tallend Mark Daud meminta PLN agar jangan main ancam kepada masyarakat Kota Kupang akan pemadaman bergiliran, atau tidak ada sambungan baru bagi masyarakat Kota Kupang demi tercapainya maksud dan tujuan mereka, tanpa mau perduli dengan hak-hak masyarakat sebagai implementasi Hak Asasi Manusia (HAM), yang sangat dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab.

“Selama ini polemik tentang tower 51 PLN terus dihembuskan oleh pihak PLN, seperti mengancam masyarakat dengan pemadaman bergiliran di Kota Kupang jika pembangunan tower 51 tidak bisa berlanjut,” kata Tallend Mark Daud kepada Moral-politik.com di Kupang, Sabtu (03/04).

Menurutnya, selama ini listrik di Kota Kupang tidak mengalami permasalahan. Namun dengan adanya pembangunan PLTU yang telah rampung dan masih meninggalkan masalah di Tower 51, tiba-tiba PLN mengatakan itu menjadi masalah besar yang bisa menyebabkan pemadaman bergiliran di Kota Kupang.

“PLN yang benar saja, selama ini listrik di Kota Kupang tidak masalah. Tapi kenapa setelah PLTU batal beroperasi semuanya menjadi masalah? Saya menduga ini merupakan akal-akalan dari PLN untuk memprovokasi masyarakat,” kata Tallend.

Oleh karena itu, sebagai Ketua DPRD Kota Kupang, ia meminta kepada PLN jangan lagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan di media yang berbau ancaman.

“Hal itu dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat, hanya demi kepentingan PLN tercapai,” tutupnya. (Nyongky)

Baca Juga :  Satpol PP Kota Kupang Lemah Menegakkan Perda

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button