Home / Sport / Tasmin Taunu Telah 5 Tahun Hidup dari Barang-barang Bekas

Tasmin Taunu Telah 5 Tahun Hidup dari Barang-barang Bekas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Tasmin (2)3(5)

 

 

Moral-politik.com. Tasmin Taunu asal Desa Nainoi, Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) sudah lima tahun terakhir ini bertahan hidup dari mengumpulkan barang-barang bekas, yang sudah tidak digunakan lagi oleh warga Kota Kupang.

Tasmin yang kesehariannya mengumpulkan barang-barang bekas tersebut harus berjalan kaki berpuluh-puluh kilometer hanya untuk mencari dan mengumpulkan barang bekas untuk dijual demi sebutir beras.

Taunu kepada Moral-politik.com, Rabu (7/8) mengatakan, dirinya bekerja sebagai pemulung sejak tahun 2008 lalu. Dirinya berangkat dari rumah sejak pukul 05.00 Wita untuk menyusuri jalan-jalan yang sudah dihapal untuk memperoleh barang-barang bekas yang dibuang di tempat pengumpulan sampah, atau yang dibuang begitu saja di bibir-bibir jalan.

Bapak yang memiliki tiga orang anak ini berjalan tanpa menggunakan alas kaki—sebab putra sulungnya telah duduk di kelas 3 SD yang membutuhkan biaya tak sedikit buat orang-orang seukurannya.

Dia mengatakan, dalam sehari dirinya hanya mampu mengumpulkan uang sebesar Rp 50 ribu dari hasil jualan barang-barang bekas yang ditimbang di tempat yang siap menerima barang-barangnya itu. Hasil yang diperolehnya itu disimpan untuk membeli beras dan sisanya untuk kebuthan sekolah putranya.

Demi memberikan yang terbaik bagi keluarganya terutama pendidikan anaknya itu, Taunu rela melakukan apapun itu yang terpenting hasilnya halal. Dirinya tidak pernah merasakan lelah meski pun berjalan hingga puluhan kilometer.

Satu yang menjadi harapannya, dirinya tidak ingin anaknya mengalami nasib yang sama seperti dirinya. Untuk itu dirinya akan berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi ketiga putranya itu. (richo)

Baca Juga :  Baby Margaretha: Penah Ditaksir Pejabat & Minta Nomor Rekening

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button