Ilustrasi. (foto: itjeher.com)

 

MORAL-POLITIK.COM – Rencana evakuasi sekitar 91 imigran gelap asal Iran yang terdampar di wilayah Sumba Timur, Senin kemarin belum terlaksana.

Pasalnya Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang, hingga siang ini masih menunggu konfirmasi dari Kepolisian Resor (Polres) Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang, Silvester Sili Laba kepada Moral-politik.com di Kupang, Selasa  (27/8) menjelaskan, sebuah perahu motor yang mengangkut 91 imigran gelap  asal Iran, dilaporkan terdampar dan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres setempat tentang rencana tersebut, terutama yang berkaitan dengan alat transportasi yang akan memindahkan para imigran tersebut.

“Kami masih melakukan komunikasi dengan Polres Sumba Timur dan secepatnya para imigran  tersebut kita evakuasi dari Waingapu ke Kupang,” jelasnya.

Dia juga membenarkan jika pada Senin (26/8) sekitar pukul 15.00 Wita, sebuah perahu yang  mengangkut 91 migran gelap asal Iran terdampar  di  sisir pantai Desa Mburukulu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur.

Kata dia, aparat keamanan setempat telah mengevakuasi para pencari suaka dan dibawa ke  Waingapu, ibu  Kota Sumba Timur.

“Kapal tersebut terdampar karena mengalami kerusakan mesin dan hendak berlayar menuju  Australia ,” ujarnya.***

 

 

Penulis : AVI
Editor   : Erny

Baca Juga :  Mimpi Marsiana Halek layani pengobatan berbasis e-KTP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 20 = 25