Home / Sport / Terlibat Korupsi, Panitia PHO Ditahan Kejari Ba’a

Terlibat Korupsi, Panitia PHO Ditahan Kejari Ba’a

Bagikan Halaman ini

Share Button

27

 

Moral-politik.com. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a kembali menahan tiga orang tersangka yakni Yusuf Pandie, Deni Detak, dan Deni Panie selaku Pantia PHO dalam  kasus dugaan korupsi proyek pengadaan sumur gali yang dikelola oleh Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten RoteNdao Tahun Anggaran 2007 .

Kajari Ba’a menahan tim panitia PHO proyek tersebut yang mana sebelumnya Kejari Ba’a  telah menetapkan sebagai tersangka.

Sementara pada tahun 2009 lalu, Mantan Kadis Pertabangan dan Energi Rote Ndao, Wilhelmus Rohi dan Direktur CV Viarye, Helmin Melkianus pernah dihukum penjara dalam kasus yang sama dan saat ini telah bebas.

Kasi Pidsus Kejari Ba’a, E.Sinaga kepada waratwan, Rabu (28/8)  mengatakan setelah penyidik kejaksaan memperlajari berkas putusan perkara majelis hakim PN Rote Ndao terhadap mantan Kadis Pertambangan dan Energi Rote Ndao, Wilhelmus Rohi dalam kasus korupsi yang sama, ternyata proyek pengadaan sumur gali itu dinyatakan seratus persen oleh tim panitia PHO padahal tim panitia PHO tersebut tidak pernah turun dan melakukan pemeriksaan di lokasi proyek.

“Jadi ada dugaan kesalahan dari kerja tim panitia PHO yakni tersangka Yusuf Pandie dkk yang ikut menyebabkan terjadinya kasus korupsi yang merugikan negara dalam pengelolaan proyek sumur gali itu. Untuk itu, kasus ini kembali angkat dan tim panitia PHO ditetapkan sebagai tersangkanya,” kata Sinaga.

Dikatakannya, proyek pengadaan sumur gali di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Rote Ndao dikerjakan tahun anggaran 2007 dengan dana sebesar Rp 203.060.000,00.

Dalam pelaksanaan proyek ini bermasalah sehingga merugikan negara sebesar Rp 104.379.000,00 . Kasus ini kemudian diusut pihak penyidik kejari Ba’a pada tahun 2009 dan dua orang yang bertanggung jawab saat itu yakni Wilhelmus Rohi dan Helmin sempat diproses hukum.

Baca Juga :  50 Sekolah Ditunjuk Sebagai Penyelenggara Kurikulum 2013

“Untuk melengkapi berkas BAP tersangka tim panitia PHO, Yusuf Pandie dan kawan-kawannya yang berjumlah empat orang, saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Diharapkan proses penyidikan kasus dugaan korupsi ini bisa berjalan lancar sehingga para tersangka bisa segera dibawa ke pengadilan tipikor untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” kata Sinaga.

Dia menegaskan ketiga tsk langsung digrig menuju Rutan Klas II B Kupang untuk ditahan guna menjalani proses hukum. Sedangkan untuk berkas kasus tersebut dalam waktu dekat akan dilimpahkan  ke Pengadilan Tipikor Kupang. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button