Home / Pena_VJB / Tes Keperawanan Jangan Digunakan Sebagai Ajang Diskrimisasi Siswa

Tes Keperawanan Jangan Digunakan Sebagai Ajang Diskrimisasi Siswa

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

Moral-politik.com.  Ajang Tes Keperawanan yang digelar oleh Pemerintah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, melalui Dinas Pendidikan menuai komentar dari para petinggi pendidikan yang ada di NTT. Salah satunya Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), Minhajul Ngabidin.

Minhajul Ngabidin menjelaskan, semua masyarakat di Indonesia mempunyai hak yang sama untuk mengenyam pendidikan. Untuk itu tes keperawananan yang digelar jangan digunakan sebagai ajang diskriminasi para siswi/siswa yang ingin bersekolah.

“Jangan ada diskriminasi pendidikan,” pungkasnnya.

Dia menegaskan, sebenarnya tujuan tes keperawanan tersebut sangat posetif, namun melalaui ajang itu para siswi akan enggan mendaftar ke sekolah SMA.

Dia menilai, tujuan pelaksanaan Tes Keperawanan mungkin merupakan cara untuk menjaga para siswa yanga ada di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan agar dapat terhindar dari pergaulan bebas.

Dia menuturkan, apapun keputusan yang dilakukan oleh pemerintah dan sebuah institusi sudah melalui kajian dan pertimbangan yang matang.

“Itu kan haknya setiap insitusi pemerintah. Apa pun yang dilakukan pasti sudah dipikirkan matang-matang,” ungkapnya. (Ikzan)

Baca Juga :  Apa Khabar KM Sangga Ndolu?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button