Home / Sport / Thom Kameo: LADHAM Harus Bedampak Positif bagi Masyarakat

Thom Kameo: LADHAM Harus Bedampak Positif bagi Masyarakat

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

Moral-politik.com. Tokoh Masyarakat Amfoang, Thom Kameo menyatakan, kehadiran suatu  organisasi atau lembaga dalam masyarakat hendaknya membawa dampak positif bagi masyarakat sesuai hakekat kehadiran organisasi itu, bukan malah menimbulkan masalah baru dalam  masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kameo, menanggapi pengukuhan anggota Lembaga Advokasi Hak Asasi  Manusia (LADHAM) yang dikukuhkan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki beberapaa hari lalu di Desa Nunu Ana, Kecamatan Amfoang Timur.

Menurutnya, masyarakat Amfoang Timur pada dasarnya bersyukur atas terbentuknya LADHAM di  daerah itu, sehingga lembaga tersebut diharapkan bisa melindungi hak-hak  paling hakiki masyarakat setempat.

“Kami berharap lembaga ini melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai batas-batas  perlindungn hak-hak asasi manusia kepada masyarakat, agar masyarakat dapat memahami arti  sebenarnya dari hak asasi manusia, sehingga lembaga tersebut tidak disalahgunakan oleh  oknum-oknum tertentu, yang justru bisa mengakibatkan pengekangan hak asasi manusia masyarakat,” ujarnya.

Dia juga meminta kehadiran lembaga advokasi HAM lebih berperan di daerah-daerah perbatasan,  seperti di Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur yang merupakan daerah  perbatasan dengan negara Timor Leste. Hal ini penting agar peran lembaga advokasi HAM di daerah perbatasan  tentunya untuk menjamin perlindungan dan penegakkan hak-hak  asasi masyarakat setempat.

“Kehadiran lembaga advokasi HAM di daerah perbatasan di Amfoang Timur, tentu saja bukan hanya  untuk menjamin penegakkan HAM bagi masyarakat di wilayah itu sendiri, tapi juga menjamin penegakkan HAM masyarakat negara Timor Leste,” katanya.

Oleh karena itu, tambahnya, Lembaga Advokasi HAM harus mampu bekerja sama dengan lembaga-lembaga lainnya yang sudah ada, termasuk lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga adat, bukannya
malah bertentangan dengan lembaga-lembaga yang sudah ada lainnya.

“Masalah penegakkan HAM adalah masalah yg sangat sensitif, karena menyangkut hak-hak paling  mendasar manusia, yang semestinya dihargai dan dijunjung tinggi semua pihak. Apalagi di  daerah perbatasan, yang belum menyelesaikan permasalahan batas wilayahnya,” katanya lagi.

Baca Juga :  Ronda: Warga Oeledo Keluhkan Pupuk

Dia menambahkan, permasalahan-permasalahan di wilayah perbatasan bila tidak diselesaikan  secara bijaksanana, jusru akan mencederai penegakkan HAM itu sendiri, karena itu tentunya
semua pihak, termasuk lembaga penegakkan HAM yang ada, harus memahami posisi masing-masing,  sehingga dalam melaksanakan perannya, tidak terjadi benturan kepentingan dan melanggar hak
asasi pihak lain.*** (AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button