Home / Sport / Warga Oelua Minta Puskesmas Oelua Terima Rawat Inap

Warga Oelua Minta Puskesmas Oelua Terima Rawat Inap

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

Moral-politik.com. Untuk pemenuhan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut meminta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao agar puskesmas Oelua layani pasien rawat inap.

Permintaan itu disampaikan tokoh masyarakat Desa Oelua, Imanuel Nggili kepada wartawan di kediamannya, Selasa (13/8).

“Kita harapkan agar pemerintah menambah jumlah tenaga medis di sana sehingga Puskesmas Oelua kembali melaksanakan pelayanan rawat inap,” katanya.

Akibat kekurangan tenaga dokter, lanjutnya, Puskesmas itu tidak lagi menjalani rawat inap sejak tahun anggaran 2012 lalu.

“Untuk sampai di Ba’a, kami harus menempuh perjalanan cukup jauh sehingga kita harapkan supaya puskesmas itu layani pasien rawat inap,” harapnya.

Menurut Nggili, persoalan itu cukup meresahkan warga di wilayah itu sebab pasien yang sakit harus menempuh perjalanan jauh hingga ke kota Ba’a dengan menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer.

“Yang rawat jalan misalnya harus jalan jauh sampai ke Ba’a. Yang jelasnya menyebabkan biaya yang dikeluarkan semakin besar,” katanya.

Persoalan itu lanjutya, pernah dipertanyakan pihaknya ke petugas yang bertugas di Puskesmas itu namun diperoleh jawaban bahwa pelayanan rawat inap di puskesmas itu dihentikan karena tidak ada tenaga dokter.

“Hal ini jelas-jelas sangat membebankan masyarakat,” katanya.
Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao diharapkannya supaya serius dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Pelayanan kesehatan merupakan hal yang cukup vital bagi masyarakat. Kegiatan yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai kalau masyarakat masih sakit. Kita harapkan adanya perhatian yang serius dari pemerintah dan dewan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, drg.Suardi yang dihubungi pertelepon membenarkan hal itu.

Baca Juga :  Dukun Cabul Ini Diamankan Polisi

“Memang belum semua Puskesmas tidak layani pasien rawat inap karena tenaga medis yang kurang,” kata Suardi.

Selain belum menjalani rawat inap kata Suardi, hingga saat ini masih banyak puskesmas pembantu yang belum ditempati tenaga medis.

“Secara global penyebaran tenaga medis pada puskesmas masih sangat kurang tetapi. Jumlah staf yang bertugas berjumlah 328 orang. Kami masih membutuhkan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button