Home / Populer / 6 Hari Bentrok di Sumba Barat Daya Telah Berakhir Damai

6 Hari Bentrok di Sumba Barat Daya Telah Berakhir Damai

Bagikan Halaman ini

Share Button

Harvest festival procession outside Waikabubak, Sumba,  Indonesia

moral-politik.com. Bentrok pemilu kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang berlangsung hampir empat hari ini, berakhir damai, setelah Bupati terpilih Markus Dairo Talu-Ndara Tanggu Kaha dan calon Bupati Kornelis Kodi Mete-Daud Lende Umbu Moto berdamai.

Perdamaian antar kedua kubu yang bertikai ini berlangsung dalam pertemuan yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat Daya, Selasa, (3/9/2013). Pertemuan itu dihadiri juga Uskup Waitabula, Mgr. Edmun Wonga, Kapolres Sumba Barat, AKBP Lilik Aprianto, dan Dandim 1613 Sumba Barat Letkol ARH Deny Kusmawan.

“Kornelis dan Markus tegaskan perdamaian dalam pertemuan itu dengan berpelukan penuh persaudaraan,” kata Mantan Kepala Desa Tanateke, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Molobul.

Dalam pertemuan itu, keduanya juga mengajak semua warga Sumba Barat Daya untuk menghentikan pertentangan dan menjaga ketenangan, serta menyepakati untuk membuat posko keamanan di daerah-daerah perbatasan di Desa Watukangorok, Loloale, dan Matakapore.

Keduanya juga mengingatkan warga untuk tidak mempercayai isu-isu provokasi pencurian dan perampokan yang memanaskan situasi, yang menyebabkan pengungsian.

“Jangan percaya isu-isu SMS yang menakut-nakuti,” katanya.

Bupati terpilih Markus dan Bupati Kornelis akan melakukan kampanye damai di beberapa lokasi di Sumba Barat Daya yang rawan bentrokan.

Sebelumnya, pendukung pasangan calon Bupati dan Bupati terpilih terlibat bentrokan yang mengkibatkan 3 orang tewas, dan belasan rumah dibakar, serta ratusan warga mengungsi. (richo)

Baca Juga :  2 tahun Jokowi jabat Gubernur tidak ada yang membanggakan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button