Home / Sport / 75 Murid SD Ikut Pelatihan Dokter Kecil

75 Murid SD Ikut Pelatihan Dokter Kecil

Bagikan Halaman ini

Share Button

IMG-20130920-00520

 

moral-politik.com. Untuk meningkatkan keterampilan dan mengubah mindset masyarakat, tidaklah segampang membalikkan telapak tangan. Sebagai buktinya, sebanyak 75 anak Sekolah Dasar yang berada di dalam jantung kota Atambua, sejak Kamis kemarin hingga Sabtu besok (19-21/9/2013) bertempat di Permata Hotel Wekatimun, mengikuti Pelatihan Dokter Kecil Bagi Anak Sekolah Dasar Dampingan LPPA Belu-TTU Mitrakerja Chilfound.

Kepada moral-politik.com,  Jumat (20/9/2013), Ernestus Meak, salah satu Staff Chilfound mitra LPPA Belu-TTU menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat bahwa kesehatan diri dan kesehatan lingkungan sangatlah dibutuhkan karena bersentuhan langsung dengan pribadi masing masing. Maka sebagai langkah untuk menyadarkan masyarakat adalah pertama-tama melatih anak-anak untuk bagaimana menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

“Kita mulai dari anak-anak. Karena anak-anak adalah pembawa perubahan. Apabila anak-anak yang dilatih ini sudah tahu cara menjaga kesehatan yang baik, otomatis orangtua bersama lingkungan akan mengikuti cara mereka. Dan kita juga akan melatih anak-anak itu tentang P3K, sebab selama ini P3K di lingkungan sekolah tidak mendapatkan perhatian,” ucapnya.

IMG-20130920-00529

Ernestus menambahkan, selain melatih tentang P3K, anak-anak pun diajarkan dan dilatih mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PBHS), agar setelah selesai mengikuti pelatihan ini, mereka boleh mampu dan dapat menerapkannya di lingkungan sekolah, di kelas, di rumah dan di mana saja mereka berada.

“Kita tentunya memberikan yang terbaik buat mereka. Kita juga sudah beritahu guru-gurunya, agar nanti memberikan kesempatan kepada mereka dalam hal P3K dan PBHS. Selama ini kan hanya guru guru saja terlibat. Kita berusaha mengubah cara pandang atau mindset masyarakat, sehingga masyarakat pun mengikutinya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kota Atambua, Dokter Bathseba Ellen Corputty yang juga bertindak sebagai pemateri mengungkapkan rasa kegembiraannya. Rasa kegembiraan itu diungkapkan lewat kalimat, “Saya merasa senang karena anak-anak ini mau dilatih dan diajar mengenai pola hidup bersih”.

Baca Juga :  Aduh, WC di RSU WZ Yohanes Kupang Jorok Sekali

Kami harapkan, sambungnya, agar anak-anak mampu membawa perubahan dalam berpikir dan berperilaku hidup bersih. Dimulai dari diri sendiri, karena tidak semua masyarakat dapat melakukan pola hidup bersih. Kami optimis sekali bahwa anak anak ini mampu jadi agen perubahan. (Felix)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button