Home / Sport / 9 Tersangka Pengadaan Pakaian Dinas Divonis 1,3 Tahun Penjara

9 Tersangka Pengadaan Pakaian Dinas Divonis 1,3 Tahun Penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button

23

foto: ilustrasi

 

 

moral-politik.com. Sembilan tersangka yakni BN, MS, YS, AD, MS, AM, FT, ZK, dan TK, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas senilai Rp 744 juta  pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO), yang dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan oleh majelis hakim akhirnya divonsi 1,3 tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Rabu (4/9/2013).

Vonis terhadap sembilan terdakwa itu dibacakan majelis hakim I Nyoman Somanada didampingi dua hakim anggotanya masing-masing, Agus Komarudin dan Anshyori. Terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Lesly Lay dan Yehuda. Turut hadir JPU, Jeremias Penna.

Selain itu majelis hakim mewajibkan para terdakwa membayar denda sebesar Rp 50 juta. Dengan catatan apabila denda tersebut tidak dibayar satu bulan setelah putusan hakim itu berkekuatan tetap maka akan diganti dengan pidana penjara selama 1 bulan.

Dalam putusan itu majelis hakim mengatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus korupsi pengadaan pakaian dinas pada Dinas PPO Kabupupaten Kupang senilai Rp 744 juta.

“Para terdawka telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pakaian Dinas pada PPO Kabupaten Kupang, “ kata Nyoman.

Mengenai putusan majelis hakim 8 terdakwa lainnya menyatakan menerima putusan majelis hakim dan siap menjalani putusan dari majelis hakim. Sedangkan satu diantaranya yakni Angela da Costa menyatakan pikir-pikir.

Jeremias Penna selaku JPU menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Dirinya akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk menyatakan sikap apakah menerima atau akan melakukan banding atas putusan itu. Sedangkan Lesly Lay sala satu pengacara terdakwa, Anglea Da Costa menyatakan pikir-pikir atas putusan majels hakim.

Baca Juga :  Tujuh PKL Dipindahkan Sementara?

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan JPU dimana sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi akhirnya menuntut 9 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas seragam untuk pegawai senilai Rp 744 juta pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (PPO) Kabupaten Kupang selama dua tahun penjara di Pengadilan Tipikor  Kupang, Rabu (28/8/2013). Tuntutan selama dua tahun penjara terhadap 9 tersangka dalam kasus tersebut diantaranya BN, MS, YS, AD, MS, AM, FT, ZK, dan TK.

Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jeremias Penna mengatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan pakaian dinas untuk pegawai di Dinas PPO Kabupaten Kupang.

Selain dituntut selama dua tahun penjara, para terdakwa juga dikenakan denda sebesar Rp 50 juta. Dengan ketentuan apabila para terdakwa tidak dapat membayar denda tersebut setelah keputusan majelis hakim berkekuatan tetap, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan penjara.

“Para terdakwa dituntut selama dua tahun penjara, denda sebesar Rp 50 juta, jika tidak membayar denda setelah keputusan hakim maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan penjara, “ kata Penna.

Selain denda sebesar Rp 50 juta, JPU mengatakan uang sebesar Rp 485.137.573 disita untuk dikembalikan ke kas negara.
Kuasa hukum para terdakwa, Yehuda  yang ditemui usai persidangan mengatakan, pihaknya akan mengajukan pembelaan terhadap tuntutan JPU.

Mengenai tinggi rendahnya tuntutan, Yehuda mengatakan dirinya tidak bisa memberikan komentar terkait tuntutan  karena itu merupakan hak JPU. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button