Home / Populer / Akun Twitter @varodes Beberkan Dijebak Kasus Narkoba

Akun Twitter @varodes Beberkan Dijebak Kasus Narkoba

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

 

 

 

moral-politik.com.  Akun Twitter @varodes yang kabarnya milik Vanny Rossyane berkicau mengenai penangkapannya karena kasus narkoba. Kicau pertamanya pada 18 September 2013: “Suatu saat kebenaran akan terbukti, aku dijebak.” (Baca: Vanny: Saya Merasa Dijebak)

Ada dua kicauan lainnya yang mengeluhkan penahanannya, tapi dua twit itu dihapus beberapa jam kemudian. Kicau berikutnya masih pada hari yang sama, “Saya tdk pernah berbaikan dgn anggita sari, dia dan fredi ke mabes buat rencanakan penjebakan saya. napi di sini semua cerita.” (Baca: Anggita Sari Bantah Menjebak Vanny dan Anggita Akui Sempat Musuhan dengan Vanny)

Akun  sudah memiliki 37.589 twit, mulai aktif berkicau sejak 12 November 2009, dan punya 3.060 pengikut. Akun itu juga mengunggah beberapa foto Vanny. Benarkah ini akun Twitter milik Vanny? Benarkah Vanny bisa ngetwit dari dalam penjara?

Saat dikonfirmasi, kuasa hukum Vanny Rossyane, Windu Wijaya, mengaku tidak tahu kliennya ngetwit di jejaring sosial Twitter dengan akun @varodes. “Saya tidak tahu, mungkin pinjam handphone,” kata Windu kepada Tempo.  “Mungkin di sana (tahanan) ada fasilitas pinjam handphone.”

Direktur Tindak Pidana narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Arman Depari juga mengaku tidak tahu soal Vanny yang bisa ngetwit dari balik jeruji. Menurut dia, tahanan dilarang membawa alat komunikasi ke dalam sel. “Tidak ada, kan pasti diperiksa,” ujarnya. “Di sini juga ada CCTV yang memantau aktivitas tahanan,” kata Arman sambil menunjuk layar CCTV.

Arman menegaskan jika ditemukan ada narapidana yang membawa handphone di dalam tahanan, maka dia akan ditindak. “Bukan tahanannya yang diberi sanksi, tapi penjaganya. Kenapa handphone bisa lolos masuk ke dalam,” ujarnya.

Baca Juga :  Tjahjo Kumolo: Mustahil SBY ketemu Megawati jelang Pemilu

Vanny adalah mantan kekasih terpidana mati, Freddy Budiman. Vanny ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Narkoba, pada Senin 16 September 2013, pukul 22.30. Vanny ditangkap di kamar 917 Hotel Mercure Jakarta Kota, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat dengan barang bukti narkotika jenis sabu dan alat hisap sabu atau bong.

Kala digelandang polisi ke ruang penyidik, Vanny membantah dan menyatakan dirinya dijebak. “Saya merasa dijebak,” teriak wanita berambut panjang ini. Kemudian, Vanny kembali berteriak dijebak saat digiring dari ruang penyidik ke ruang tahanan Dir IV. “Saya dijebak, lo taulah siapa yang ngejebak,” teriak Vanny yang mengenakan baju tahanan warna biru dan tangan diborgol kepada wartawan yang mengikutinya, Selasa, 17 September 2013. (sumber: tempo.co)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button