Home / Sport / Atasi Masalah Pengangkutan Ternak, NTT Coba Gandeng Pelni

Atasi Masalah Pengangkutan Ternak, NTT Coba Gandeng Pelni

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

moral-politik.com. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menjajaki kerja sama dengan PT Pelni untuk mendukung kegiatan pengantarpulauan ternak dari daerah tersebut ke luar daerah, karena selama ini sering mengalami hambatan soal kapal pengangkut.

Kepala Dinas Peternakan NTT, Semual Rebo yang ditemui moral-politik.com di Kupang, Rabu (4/9)  mengatakan, pihaknya masih menjajaki kemungkinan ini sehingga kita belum sampai kepada Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pelni.

“Semua persiapan masih dilakukan, termasuk mendiskusikan beberapa hal dengan PT Pelni terkait  kapasitas serta syarat-syarat kapal yang harus disesuaikan untuk ternak,”  katanya.

Dia mengakui, suplai ternak dari NTT untuk daerah lain di NTT seperti Jawa Barat, DKI  Jakarta, dan Kalimantan ditargetkan mencapai 63.000 ekor di tahun 2013 dari 56.000 ekor di  tahun sebelumnya. Target itu sering tidak tercapai karena keterbatasan kapal pengangkut ternak tersebut.

Menurutnya, populasi sapi di NTT dipastikan akan terus mengalami penambahan dengan adanya  berbagai kegiatan pendukung, seperti rencana proyek pembuatan range mini serta berbagai  kegiatan lain untuk menjaga dan meningkatkan populasi ternak.

Kepala PT Pelni Cabang Kupang, Indra Irawan yang dihubungi terkait rencana tersebut  mengatakan, PT Pelni selalu siap untuk memenuhi keinginan pemerintah provinsi untuk membantu pengiriman ternak dari daerah ini ke luar NTT seperti di pulau Jawa dan daerah lainnya di Indonesia.

“PT Pelni saat ini siap melayani permintaan pasar NTT termasuk mengantarpulaukan ternak dari  NTT ke beberapa daerah di Jawa dan provinsi lainnya,” katanya.

Indra juga mengakui, beberapa waktu lalu sudah dilakukan pertemuan antara PT Pelni Pusat  dengan Dinas Peternakan Provinsi NTT untuk membicarakan rencana tersebut.

Dia mengatakan, dari pembicaraan tersebut, PT Pelni telah melakukan beberapa persiapan teknis. Namun, dia menegaskan, pada prinsipnya PT Pelni selalu siap mendukung permintaan pasar di NTT, namun tentu juga harus diikuti dengan kesiapan pemerintah dan masyarakat NTT
untuk menyediakan ternak.*** (AVI)

Baca Juga :  8 Anggota Kongres AS Cemaskan Punya Perangkat Pengenalan Wajah

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button