Home / Populer / Bara JP Berterima Kasih Kepada Ruhut Karena Makin Besarkan Jokowi

Bara JP Berterima Kasih Kepada Ruhut Karena Makin Besarkan Jokowi

Bagikan Halaman ini

Share Button

15

 

 

moral-politik.com.  dengan caranya sendiri telah membesarkan nama Jokowi, yaitu dengan pengakuan tidak langsung bahwa Jokowi adalah seorang Capres yang diperhitungkan.

“Atas upaya Ruhut Sitompul, kami dari Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP atau Relawan Jokowi), bersyukur dan mengucapkan terima kasih,” ujar Ketua DPP Bara JP, Syafti Hidayat di Jakarta Selasa (10/9/2013).

Menurut Syafti, kalangan golongan putih (golput) pantas bergembira, karena politisi seperti Ruhut telah menghancurkan dan membusukkan dirinya sendiri, dengan pernyataan tak masuk akal.

“Ruhut Sitompul juga membantu proses degradasi DPR, karena DPR memang sarang korupsi, sarang calo proyek dan anggaran,” tegas Syafti Hidayat.

Syafti mengaku, tugasnya sebagai Ketua Bidang Aksi di DPP Bara JP, yaitu mengkoordinasi aksi untuk menyadarkan rakyat, menjadi lebih ringan dengan kemunculan sosok seperti Ruhut.

“Semakin banyak Ruhut bicara miring tentang Jokowi, maka Jokowi semakin besar. Mengapa, karena kritik dari orang sekualitas Ruhut, sesungguhnya adalah pujian terselubung, ini kan bagus untuk Relawan.”

Elektabilitas partai asal politisi sekualitas Ruhut, juga semakin diperhatikan masyarakat. Rakyat sudah pintar, hasil sementara adalah elektabilitas. Apakah Ruhut menjadi faktor penambah atau pengurang, rakyat yang jawab.

Menurutnya, Bara JP tak berniat debat dengan Ruhut, sebab Ruhut bukan level Bara JP. Presiden SBY sekalipun, karena mengatasi masalah tempe saja sudah gagal, bukan level Bara JP. Apalagi Ruhut, level Bara JP terdegradasi kalau debat dengan Ruhut.

Level Bara JP adalah rakyat kebanyakan, yang menginginkan perubahan. Status quo akan digilas oleh perubahan.

 

Boikot Ruhut

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Bonapasogit, Wesly Fernando Suta Simanjuntak mengajak seluruh masyarakat Sumatra Utara (Sumut) untuk memboikot Ruhut Sitompul sebagai calon wakil rakyat.

Baca Juga :  Alasan JK kurang diterima di Madura

“Kualitas DPR semakin rendah dengan sosok seperti Ruhut. Orang Batak pun jadi malu, karena menjadi contoh yang tidak baik,” kata Wesly, pengelola grup facebook Peduli Bonapasogit dengan anggota 40 ribu orang lebih, link https://www.facebook.com/groups/fmpbsumut/.

Alasan memboikot Ruhut, adalah upaya meningkatkan kualitas DPR, bukan didasari kekecewaan kepada Ruhut (secara pribadi). Maka wakil rakyat harus bermutu, rasional. Tak bisa tidak, rakyat harus cerdas memilih mana wakil yang cocok, mana yang tidak.

Demi menjaga nama baik orang Batak, Wesly sudah sejak lama berkampanye agar jangan memilih Ruhut. Sambutan dari masyarakat luar biasa. (RJ)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button