Home / Sport / Belanja Daerah Provinsi NTT Naik Rp 147 Miliar

Belanja Daerah Provinsi NTT Naik Rp 147 Miliar

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

moral-politik.com. Selain mengajukan perubahan pendapatan, dalam draft APBD Perubahan  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajukan penambahan belanja daerah tahun 2013  sebesar Rp 2 triliun 548 miliar.

“Jumlah tersebut meningkat sebesar Rp 147  miliar lebih atau bertambah 6,16 % dari sebelumnya  Rp 2 triliun 400 miliar lebih,” kata Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi NTT, saat dikonfirmai moral-politik.com di Kupang, Selasa (10/9/2013).

Dia merincikan, dalam perubahan tersebut tersirat belanja tidak langsung sebesar Rp 1 triliun  676 miliar bertambah sebesar Rp 34 miliar atau 2,1 % dari sebelumnya sebesar Rp 1 triliun 641  miliar.

Menurutnya, belanja tidak langsung tersebut antara lain belanja pegawai sebesar Rp 459 miliar  lebih, berkurang sebear Rp 16 miliar atau 3,50 % dari sebelumnya sebesar Rp 476 miliar, belanja hibah Rp 984 miliar bertanbah Rp 1  miliar atau naik 1,18 % dari sebelumnya Rp 973  miliar dan belanja bantuan sosial Rp 42 miliar yang tidak mengalami perubahan.

“Dari sisi belanja tidak langsung itu, yang juga mengalami kenaikan adalah belanja bagi hasil  kepada kabupaten/kota dan pemerintah desa serta belanja bantuan keuangan kepada pemerintah  kabupaten/kota dan pemerintah desa serta belanja tidak terduga,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk belanja langsung sebesar Rp 872 miliar lebih bertambah Rp 113  miliar atau naik menjadi 14,009 % dari sebelumnya sebesar Rp 759 miliar, yang telah  terjabarkan kedalam alokasi anggaran SKPD.

Belanja itu antara lain, belanja pegawai sebesar Rp 111 miliar lebih bertambah Rp 6 miliar  atau naik menjadi 6,40 % dari sebelumnya Rp 105 miliar.

Kemudian belanja barang dan jasa Rp  494 miliar bertambah Rp 72 miliar dari sebelumnya Rp 421 miliar atau naik 17,30 % dan belanja  modal sebesar Rp 266 miliar,bertambah Rp 33 miliar dari sebelumnya Rp 232 miliar atau naik  14,36 %.***

Baca Juga :  Tersangka Kasus Pajak Tuding Keluarga Dirjen Pajak Terlibat Kasus Pajak

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button