Home / Sport / Distanbun NTT Akan Kembangkan Komoditi Unggulan Perkebunan

Distanbun NTT Akan Kembangkan Komoditi Unggulan Perkebunan

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

moral-politik.com. Mulai tahun 2013 ini Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT akan mengembangkan komoditi unggulan perkebunan antara lain jambu mente, kemiri,kelapa, kakao dan kopi di sejumlah wilayah yang ada di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, Yohanes Tay Ruba yang ditemui di sela-sela acara pekan raya tani nasional di Kupang, Sabtu (7/9) mengatakan, untuk mengembangkan komoditi unggulan terebut harus melakukan pengembangan dan pengutuhan kawasan.

Menurutnya, prioritas pengembangan tanaman-tanaman perkebunan tersebut karena telah dikembangkan masyarakat dalam 20 bahkan 30 tahun terakhir ini dan memiliki prospek yang menjanjikan.

” Untuk mendukung rencana tersebut, harus melakukan peremajaan tanaman yang sudah tua pada kawasan eksisting (sudah berpoduksi,red) dan peningkatan mutu produk dengan penumbuhan unit-unit pengolahan hasil,” katanya.

Dia memaparkan, daerah-daerah yang menjadi kantong produksi jambu mente adalah daratan Sumba, Flores Timur, Sikka dan Ende. Sedangkan kemiri pengembangannya hampir merata di beberapa kabupaten.

Selanjutnya, kata dia, untuk kelapa ada di daratan Flores dan pesisir selatan Pulau Timor, kakao di daratan Flores, Sumba dan sebagian daratn Timor dan kopi dikembangkan di kawasan seperti Manggarai, Ngada dan Nagekeo.

“Yang sangat membanggakan, sejak 10 tahun terakhir kopi-kopi yang diproduksi dan Manggarai, Ngada dan Nagekeo, sudah diprioritaskan untuk tujuan ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa. Ke depan, masalah mutu dan kesinambungan ekspor akan terus dikembangkan,” jelasnya.

Dia menuturkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan tanaman tebu di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Rencananya,setelah melihat produksinya akan dibangun juga sebuah pabrik gula di daerah itu. Sedangkan untuk tamanan kapas, pihaknya sudah  bekerja sama dengan PT Ade Agro Industri untuk pengembangan tanaman tersebut di daratan Sumba.***   (AVI)

Baca Juga :  Pemprov NTT Tetapkan Tarif Sesuai HPA

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button