Home / Sport / GSK: Ruas Jalan Provinsi di Flores Timur Rusak Berat

GSK: Ruas Jalan Provinsi di Flores Timur Rusak Berat

Bagikan Halaman ini

Share Button

kotan

 

 

moral-politik.com. Wakil Ketua Komisi B yang membidangi ekonomi pembangunan DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Gabriel Suku Kotan (GSK) mengatakan, kerusakan jalan provinsi tenyata bukan hanya dialami Kabupaten Lembata, tetapi juga Kabupaten Flores Timur.

Kepada moral-politik.com di Kupang, Rabu (11/9), GSK menyayangkan sikap pemerintah provinsi yang  mengabaikan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Flores Timur. Padahal jalan  provinsi di pulau itu sangat strategis dan jalur ekonomi bagi masyarakat dalam memasarkan  hasil komoditi pertanian dan perkebunan.

“Di Kabupaten Flores Timur, jalan provinsi yang dalam kondisi rusak berat yakni ruas jalan Watowiti- Waiklibang, Kecamatan Tanjung Bunga dan ruas jalan di Utara Pulau Flores,” katanya.

Kondisi jalannya sudah rusak berat terebut, lanjutnya, bila tidak segera ditangani, pada  musim penghujan nanti, jalannya bisa putus akibat banjir atau abrasi karena gelombang pasang.

Sebelumnbya, Wakil Gubernur, Benni A. Litelnony menerangkan, pada APBD murni 2013, Dinas  Pekerjaan Umum (PU) NTT mengelola dana sebesar Rp234, 87 miliar lebih. Namun pada perubahan  APBD 2013, alokasi dananya ditambah sebesar Rp48, 560 miliar atau naik 20, 74 persen.

“Dengan demikian, total dana yang dikelola Dinas PU yang bersumber dari APBD NTT sebesar  Rp282, 747 miliar lebih,” jelasnya.

Dana sebesar itu, lanjutnya, untuk membiayai program dan kegiatan yang terkait dengan  kebutuhan pembangunan jalan, jembatan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan dan jembatan.

Selain itu untuk perencanaan pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan gedung kantor, pembangunan sarana dan prasarana perkantoran, peningkatan pengelolaan sumber daya air wilayah  sungai.

Alokasi tambahnya, juga untuk pembangunan embung kecil, rehabilitasi dan pemeliharaan  bantaran tanggul sungai, pengembangan sistim distribusi air minum, dan pengembangan infrastruktur pedesaan pada Dinas Pekerjaan Umum.*** (AVI)

Baca Juga :  PBB Kota Kupang 9,5 M

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button