Home / Populer / Gubernur NTT Didesak Kirim Tim Khusus Ke Malaysia

Gubernur NTT Didesak Kirim Tim Khusus Ke Malaysia

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

moral-politik.com. Jakarta – Rasa empati dan sedih kembali menyelimuti warga Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya dan warga Kabupaten Belu khususnya, terkait kasus yang menimpa Pekerja Rumah Tangga (PRT) Wilfrida Soik, TKW asal Belu ini tengah menjalani persidangan di Negeri Jiran-Malaysia dan diancam hukuman.

“Pemerintah Indonesia wajib membela rakyat indonesia dengan menyiapkan pengacara handal untuk membantu Pekerja Rumah Tangga (PRT), Wilfrida Soik, dari jeratan hukuman mati oleh Pengadilan Malaysia”, tegas Agustinus Tamo Mba, kepada moral-politik.com, Senin (23/9/2013) di Jakarta.

Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita yang berprofesi sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) migran di Malaysia sudah tiga tahun mendekam di balik jeruji besi Pangkalan Chepa, Kota Nharu, Kelantan. Wilfrida Soik juga sudah menjalani beberapa kali persidangan di Mahkamah Tinggi Kota Bahru, Malaysia.

“Secara tegas juga saya mendesak Gubernur NTT, Frans Lebu Raya untuk perlu mengirim Tim Khusus bersama Tim Menteri Luar Negeri (Menlu) untuk membangun Negosiasi Kemanusiaan dengan pemerintah Malaysia agar rakyat NTT mendapatkan perlindungan”, kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini.

Menurut mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang ini, Pemerintah NTT jangan tinggal diam dan secara proaktif melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini pihak Kemenlu.

Seperti diketahui, Wilfrida Soik terancam hukuman mati atas dakwaan pembunuhan dan melanggar Pasal 302 Penal Code (Kanun Keseksaan) Malaysia. Rencananya Wilfrida menerima vonis dari pengadilan di Malaysia pada 30 September 2013 mendatang. (MRL)

Baca Juga :  Yusril: Ahok Pikirannya Terbalik, Nggak Tahu Belajar Hukum dari Mana?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button