Home / Sport / Hilang di Pukuafu, Keluarga Carter Pesawat untuk Cari Korban

Hilang di Pukuafu, Keluarga Carter Pesawat untuk Cari Korban

Bagikan Halaman ini

Share Button

2
Moral-politik.com.  Keluarga korban akhirnya memilih jalan keluar dengan cara menyewa salah satu armada penerbangan yakni pesawat susi air untuk mencari empat korban yang tenggelam pada, Minggu (25/8/2013) lalu di selat Pukuafu, antara Pulau Timor dan Rote.

Empat penumpang perahu yang hilang itu diantaranya Morgan Fiah, Paulus Fiah, Lot Bela dan Iku Muti.  Hingga saat ini pihak Tim SAR Kupang, dan TNI-Angkatan Laut yang didukung dengan perahu nelayan lainnya belum juga menemuklan empat korban tersebut.

Pihak keluarga korban nekat menyewa pesawat Susi Air untuk mencari para korban karena tidak ada tanda-tanda empat korban ditemukan.

“Pesawat mengangkut delapan orang dan pencarian dilakukan antara 2-3 jam,” kata Kepala SAR Kupang, I Ketut Gede Ardana, kepada Moral-politik.com, Sabtu (31/8/2013).

Sebelumnya diberitakan, empat penumpang yang menjadi korban tenggelamnya perahu di Selat Pukuafu, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sampai Rabu (28/8) pagi, belum ditemukan. Perahu motor tersebut tenggelam, Minggu (25/8) antara Pulau Semau dan Pulau Kambing. Sebelum tenggelam, perahu sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Rakyat Namosain Kupang tujuan Nemberala di pesisir selatan Pulau Rote.

Kepala Search And Rescue (SAR) Kupang I Ketut Gede Ardana mengatakan, pencarian korban masih berlangsung, namun belum ada tanda-tanda mereka ditemukan.

“Kami mencari hingga 50 mil tapi belum menemukan mereka,” katanya.

Pencarian juga dilakukan oleh nelayan bersama aparat kepolisian dan TNI Angkatan Laut dari Pulau Rote, namun hasilnya masih nihil.

Gede Ardana mengatakan perahu yang tenggelam tersebut hanya memiliki panjang delapan meter dan lebar 2,5 meter. Perahu tersebut biasanya mengangkut ikan dari Pulau Rote untuk dijual di Kupang.

Empat penumpang yang hilang adalah Paulus Fiah, Morgan Fiah, Lot Bela, dan Iku Muti masih memiliki hubungan keluarga.  (richo)

Baca Juga :  Lebkes Dinas Peternakan Belum Ada Sarana Penunjang

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button