Home / Sport / Hutang Piutang Diselesaikan Secara Hukum

Hutang Piutang Diselesaikan Secara Hukum

Bagikan Halaman ini

Share Button

21

 

 

moral-politik.com. Kasus hutang piutang berupa peminjaman uang dengan jaminan tanah dan rumah harus dibawa ke ranah hukum dan diselesaikan di kepolisian. Kasus ini diadukan Yohanes Fernandez (40), warga jalan P da Cunha RT 10/RW 05 Kelurahan Naikoten II, Kecamatan Oebobo, Selasa (10/9/2013).

Yohanes melaporkan kasus penipuan yang terjadi pada tanggal 1 Maret 2013 oleh Erly Marlen Joseph Wun, warga perumahan BTN Kolhua Blok I nomor 18 RT 08/RW 03 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa.

Di Mapolres Kupang Kota, laporan kasus ini diterima Bripka Markus FS Wangge, petugas Bayanmas di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Kupang Kota.  Dia mengatakan,  awalnya pelaku mendatangi pelapor dirumah pelapor. Saat itu terlapor datang bersama Hendra Hattu, warga Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak dan Melda Getruida Temaluru, warga yang tinggal di RT 03/RW 01 Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak.

Terlapor dan rekannya menemui pelapor untuk meminjam uang dengan jaminan sebuah sertifikat tanah yang terletak di BTN Kolhua Blok I nomor 18 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa dengan nomor sertifikat tanah 1185 atas nama Erly Joseph Wun.  Pelapor kemudian berdiskusi dengan Maria Antonet Fua selaku istri pelapor dan disepakati untuk memberikan pinjaman disertai dengan sejumlah kesepakatan yang harus ditaati pelapor dan terlapor.

Pelapor pun  memberikan pinjaman uang Rp 52.500.000 kepada terlapor dengan jaminan sertifikat tanah tersebut dan terlapor berjanji kalau pinjaman akan dikembalikan pada bulan Agustus 2013. Namun  hingga saat ini terlapor belum mengembalikan uang pinjaman dimaksud.

Pelapor telah berulang kali menghubungi terlapor melalui telepon dan mendatangi rumah terlapor namun tidak diindahkan. Pelapor makin kesal dengan sikap terlapor karena terlapor justru menantang pelapor dengan meminta pelapor untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Di Amerika, Walikota Nginap di Kelas Ekonomi

Kesal dengan sikap terlapor ini, pelapor pun memilih mengadukan kasus ini ke polisi di Polres Kupang Kota. Pelapor hanya berharap terlapor bisa memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan sebelumnya. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button