Home / Sport / Ini Respons Kapolda NTT Soal Konflik di SBD

Ini Respons Kapolda NTT Soal Konflik di SBD

Bagikan Halaman ini

Share Button

Brigjen. Pol. I ketut Untung Yoga Ana 2(1)

 

 

 
moral-politik.com. Kota Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta kepada seluruh pihak terkait untuk bisa menyikapi kasus Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Kapolda NTT, Brigjend.Pol. I Ketut Untung Yoga Ana kepada moral-politik.com, Senin (23/9/2013) mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh instansi ataupun pihak-pihak yang terkait dalam proses Pilkada Kabupaten SBD agar mampu menjaga suasan menjadi aman, nyaman dan kondusif.

“Saya minta kepada seluruh instansi atau pihak-pihak terkait agar mampu menjaga situasi Pilkada di Kabupaten SBD agar menjadi kondusif, nyaman dan damai, “ kata Untung Yoga Ana.

Menurutnya, dirinya tidak bisa membayangkan jika konflik antar pendukung Bupati dan Wakil Bupati SBD kembali terjadi di Kabupaten SBD. Dirinya sangat mengkhawatirkan jika Bupati dan Wakil Bupati terpilih batal dilantik, ini akan menimbulkan situasi yang tidak akan aman.

Berkaitan dengan pelanggaran pada Pilkada SBD, Untung Yoga Ana mengatakan pelanggaran pidana pemilu pada pilkada di NTT tetap diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Polisi tetap bekerja keras untuk mengungkapkan pelanggaran pilkada untuk mencari siapa di balik pelanggaran hukum tersebut,” katanya.

Untung Yoga Ana meminta agar masyarakat memahami dan sadar hukum, jika terjadi bentrok dalam Pilkada di Kabupaten SBD untuk kedua kalinya. Ini akan sangat merugikan seluruh kalangan masyarakat Kabupaten SBD.

“Polisi akan terus mengusut kasus pidana pemilu di SBD sesuai mekanisme. Jika ada bukti cukup maka dilanjutkan sampai ke pengadilan, tetapi jika tidak terbukti maka semua perkara pidana pilkada akan dikembali ke bagian yang terkait seperti KPU maupun Bawaslu,” terang dia.

Dia menambahkan, kasus-kasus pidana pilkada sebelumnya di NTT  juga diambil langkah yang sama, namun tidak ditemukan bukti sehingga dikembalikan ke Panwaslu/Bawaslu.

Baca Juga :  Pintu Masuk Peserta Sail Komodo juga Melalui Filipina

“Mengenai kasus pembakaran rumah, polisi telah menetapkan tersangka. Sedangkan kasus tewasnya dua warga masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian” tegas dia. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button