Home / Populer / Jamal Al Hadad: Jangan Paksakan Jokowi Nyapres!

Jamal Al Hadad: Jangan Paksakan Jokowi Nyapres!

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

moral-politik.com. Munculnya tokoh fenomenal Joko Widodo (Jokowi) dalam pusaran pencalonan presiden RI periode 2014 -2019 terus mengemuka. Banyak kalangan menghedaki Gubernur DKI Jakarta ini muncul sebagai capres dari PDI Perjuangan.

Meski demikian, ada juga yang menghendaki Jokowi menyelesaikan tugasnya menata terlebih dahulu di Jakarta, yang sudah mulai terlihat hasilnya, setelah itu baru bicara capres.

Penilaian tersebut disampaikan Jamal Al Hadad, salah seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, yang ditemui moral-politik.com, Senin (16/9/2013).

Menurut Jamal, kerja Jokowi saat ini sangat bagus dan diakui semua kalangan. Prestasinya menata Jakarta sudah mulai terlihat hasilnya. Tetapi, biarkan dulu dia bekerja untuk Jakarta yang adalah ibukota negara.

“Jangan dulu memaksa Jokowi untuk jadi Capres atau Cawapres. Sebab, tingkat keterkenalan Jokowi baru di Indonesia. Biarkan saja dia menata karier politiknya sebagai gubernur setelah itu baru Capres,” katanya.

Dia mengatakan, Jokowi juga jangan dipaksankan jadi Cawapres. Sebab, jika presidennya bekerja tidak betul, maka Cawapresnya juga yang kena getahnya. Maka hancurlah karier politik seorang Jokowi.

Dia setuju dengan sikap PDI Perjuangan yang belum mau menyebutkan Capresnya. Itu berarti PDI Perjuangan cukup cerdas memainkan emosi politik rakyat dengan membiarkab rasa penasaran rakyat semakin menjadi-jadi.

“Saya yakin, akan ada saatnya PDI Perjuangan mengumumkan capresnya. Sebaiknya rakyat Indonesia tunggu saja, karena kewenangan itu ada di tangan DPP PDI Perjuangan,” paparnya.***(AVI)

Baca Juga :  Begini Kronologi Pemukulan Dita Aditia Ismawati versi Masinton

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button