Home / Sport / Jika Hakim Jelih, Max Halundaka Bebas Murni

Jika Hakim Jelih, Max Halundaka Bebas Murni

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 

 
moral-politik.com.  Kota Kupang – Yohanes Rihi, kuasa hukum Maxwel Halundaka, mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO) Kota Kupang, terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran Kupang sebesar Rp 300 juta tahun anggaran 2011, menilai jika majelis hakim jelih dalam kasus tersebut maka terdakwa Maxwel Halundaka bisa bebas murni.

Demikian dikatakan Yohanes Rihi kepada moral-politik.com, Senin (23/9/2013).

Rihi menilai demikian karena dalam kasus itu terdakwa tidak terlibat pengelolaan dana pembangunan SMK Pelyaran Kupang itu. Terdakwa hanya melakukan penandatanganan untuk pengalihan bahan material yang telah dibeli senilai Rp 25 juta dari tempat sebelumnya ke sekolah lain untuk membangun ruangan yang baru.

Menurutnya, jika bahan material yang telah dibeli dan tidak dialihkan ke sekolah lain serta tidak dapat digunakan, siapakah yang dirugikan, apakah negara atau tidak?

Untuk itu, katanya, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan SMKI Pelayaran Kupang sebesar Rp 300 juta tahun anggaran 2011 lalu, negara tidak mengalami kerugian. bahkan negara diuntungkan karena pembangunan tetap dilaksanakan. Untuk itu dirinya menilai dan merasa yakin bahwa terdakwa Maxwel Halundaka bisa dibebaskan murni jika majelis hakim jelih. (richo)

Baca Juga :  Fasilitas RSUD Kefa Masih Memprihatinkan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button