Home / Populer / Jusuf Kalla: Menjadi Pengusaha Itu Sunnah Nabi!

Jusuf Kalla: Menjadi Pengusaha Itu Sunnah Nabi!

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

moral-politik.com. Pada saat menyampaikan pidatonya di Bank Indonesia Cirebon, Kamis (19/9), Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sangat diperlukan oleh bangsa ini. Akan tetapi, pertumbuhan juga harus dibarengi dengan keadilan.

Keadilan yang dimaksud JK adalah ketika pengusaha besar dan kecil sama-sama tumbuh. Selain itu, sektor-sektor ekonomi juga tumbuh secara adil, yakni bukan hanya pasar modal dan perbankan yang maju, tapi perdagangan, pertanian dan perikanan juga harus maju.

Dalam kesempatan ini, wakil presiden RI 2004-2009 ini juga menyinggung soal ekonomi syariah yang saat ini sering didengungkan. JK mengatakan bahwa sebenarnya muamalah dalam Islam itu adalah sangat sederhana.

“Islam itu paling sederhana,” kata JK, “syariah itu kan cuma tiga: akidah, ibadah dan muamalah. Kalau akidah, apa yang diperintahkan, itu laksanakan. Jangan lebih jangan kurang. Kalau ibadah, laksanakan apa yang diperintahkan, tapi anda bisa lebih. Kalau muamalah, itu yang paling mudah, apapun yang tidak haram, halal hukumnya. Begitu ‘kan?”

JK menegaskan kalau muamalah itu bukan berarti hanya yang berbahasa Arab-lah yang syariah. Segala macam jual beli juga syariah. Jual pakai kuitansi dan semacamnya, itu halal semua, syariah juga.

“Asal tak jual babi dan minuman keras, semua halal. Jadi tidak usah ini tidak boleh itu tidak boleh. Lalu apa yang boleh? Akhirnya orang lain yang kerjakan. Orang lain yang sukses. LC (letter of credit, Red) untuk ekspor impor itu juga syariah, asal tak pakai bunga,” tegas JK.

Kemudian, JK juga mengutarakan pandangannya bahwa sunnah rasul itu bukan hanya soal pernikahan dan peribadatan saja.

“Sering ada orang kalau memberi khotbah nikah bilang kalau menikah itu sunnah rasul. Tapi ketika memberi pidato tentang wirausaha, tak ada yang bilang kalau menjadi pengusaha itu juga sunnah rasul. Nabi itu pengusaha ‘kan?” kata JK yang disambut anggukan dan tawa hadirin.

Baca Juga :  Pemilih ganda dan nama tak jelas harus diperhatikan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button