Home / Sport / Kantor Desa Baadale Selalu Tertutup

Kantor Desa Baadale Selalu Tertutup

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kantor desa Baadale(1)

 

 
moral-politik.com. Warga di Desa Baadale, Kecamatan Lobalain keluhkan kinerja aparat desa yang jarang berkantor sehingga masyarakat di wilayah itu alami kesulitan mendapatkan pelayanan.

Sejumlah warga yang berhasil dikonfirmasi wartawan di sekitar lokasi kantor Desa Oelunggu menyebutkan, aparat pemerintah desa di desa tersebut jarang melaksanakan tugas di kantor itu.

Warga yang enggan menyebutkan namanya itu mengaku kecewa dengan ulah kepala desa, Adrianus Tulle bersama aparatnya yang tak berkantor. Ulah aparat Pemdes Baadale tersebut menyebabkan pihaknya kesulitan untuk mengurus administrasi yang membutuhkan persetujuan kepala desa.

“Saya sudah satu minggu datang untuk urus surat tidak mampu tetapi tidak dapat mereka di sini dan kantor tidak pernah terbuka. Sesuai pengamatan kami selama ini, kantor desa hanya di buka sekitar dua kali atau sekali saja dalam satu bulan,” ujarnya.

Parahnya lagi, lanjut dia, meski aparat desa tak melaksanakan tugas dengan baik namun terkesan tidak mendapat perhatian Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Semestinya BPD tidak boleh berdiam diri seperti ini karena sangat merugikan masyarakat,” tandasnya.

Terhadap persoalan itu, Kepala Desa Baadale, Nicodemis Boik belum berhasil dikonfirmasi wartawan. Sedangkan salah seorang kaur desa di desa Oelunggu, Junus Toudenga yang dikonfirmasi wartawan membenarkan pihaknya jarang berkantor.

Kepada wartawan Junus mengaku takberkantor disebabkan karena selama setahun terakhir honornya sebagai kaur desa tak dibayarkan.

Untuk menghidupi keluarganya, Junus terpaksa menjalani pekerjaan lain sebagai pengawas proyek milik salah seorang kontraktor di kota Ba’a.

“Saya terpaksa mencari pekerjaan lain karena honor kami sebagai kaur desa tidak pernah dibayarkan,” ujarnya. (lima)

Baca Juga :  Israel Bombardir Suplai Senjata ke Hisbullah

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button