Home / Sport / Kasus Wilfrida Soik, SBY Jangan Berdiam Diri

Kasus Wilfrida Soik, SBY Jangan Berdiam Diri

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

moral-politik.com. Kota Kupang –  Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudoyono (SBY) diminta jangan hanya tinggal diam atas kasus yang dialami Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Belu yang dihukum mati karena diduga membunuh majikan perempuannya.

Rofinus Boys kepada moral-politi.com, Rabu (25/9/2013) mengatakan, Presiden SBY selaku kepala negara jangan tinggal diam atas kasus yang dialami Wilfrida Soik yang masih tergolong di bawah umur itu.

Rofin mengatakan, hendaknya sesegera mungkin SBY melakukan gerakan untuk menyelamatkan Wilfrida dari jeratan  hukuman mati.

Jika, katanya, SBY berpikiran sama dengan dirinya bahwa hukuman mati adalah hukuman yang salah dan melanggar HAM, maka SBY akan segera melakukan sesuatu yang berharga demi penyelamatan nyawa manusia yang bernama Wilfrida Soik.

Selain itu, lanjutnya, SBY harus meminta bantuan dari negara-negara lain untuk menyuarakan kebebasan Wilfrida sehingga hukuman mati dicabut.

Seharusnya, menurut dia, SBY memiliki respon cepat yang positif karena saat ini 66 negara dunia telah membuat suatu gerakan dengan meminta kepada Pemerintah Malaysia untuk membebaskan dan menolak hukuman mati yang harus diterima Wilfrida.

”Hukuman itu sangat tidak masuk akal, dan SBY harus cepat bergerak demi nyawa manusia,“ katanya.

Dia mengatakan, jika SBY mampu melakukan hal itu, maka SBY telah melakukan suatu tugas yang mulia dimana telah menyelamatkan Wilfrida Soik dari kematian, dan itu pertanda SBY adalah seorang kepala negara yang baik serta mampu melindungi warga negaranya. (richo)

Baca Juga :  NTT: Lebih Dari Seribu Siswa Tidak Lulus UN

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button